Kawasaki D-Tracker Final Edition. (Kawasaki-cp.khi.co.jp) Kawasaki D-Tracker Final Edition. (Kawasaki-cp.khi.co.jp)
Kamis, 28 April 2016 22:10 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Roda 2 Share :

SEPEDA MOTOR KAWASAKI
Riwayat D-Tracker X dan KLX 250 Selesai Tahun Ini

Sepeda motor Kawasaki D-Tracker X dan KLX 250 munculkan edisi terakhir.

Solopos.com,  TOKYO – Kawasaki segera meluncurkan edisi terbaru sepeda motor D-Tracker X. Anehnya, pabrikan asal Jepang itu memberikan embel-embel Final Edition di belakangnya. Mungkinkah motor dua alam tersebut segera ”disuntik” mati?

Bukan hanya D-Tracker X, embel-embel Final Edition juga disematkan pada sepeda motor Kawasaki KLX 250 terbaru. Dikutip dari laman resmi Kawasaki Jepang, Kamis (28/4/2016), dua kuda besi itu dijadwalkan meluncur 15 Mei mendatang.

Kendati demikian pabrikan berjuluk Geng Hijau itu tidak memberi keterangan tambahan terkait arti edisi final itu. Mereka hanya menampilkan foto teaser KLX 250 Final Edition yang memiliki kelir lime green dan D-Tracker Final Edition berwarna biru cerah.

Dilaporkan laman Morebikes, kata Final Edition merujuk pada Kawasaki yang akan mengakhiri riwayat dua motor itu tahun ini. Alasannya, D-Tracker X dan KLX 250 sudah terlalu tua serta tidak banyak berubah sejak 1980 silam.

Tidak dijelaskan detail spesifikasi teknis pada edisi final itu. Jika tidak ada perubahan di sektor dapur pacu, berarti kendaraan dual purpose itu tetap menggendong mesin DOHC 250 cc satu silinder liquid cooled bertenaga 24 hp/21 Nm yang dipadukan dengan transmisi enam percepatan.

Diprediksi, sepeda motor Kawasaki D-Tracker X Final Edition dijual seharga 585.000 yen atau sektiar Rp69,5 juta. Sedangkan KLX 250 Final Edition, banderolnya 564.000 yen atau Rp67 juta.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…