Pedagang menutup rolling door kios di sisi barat Pasar Klewer Timur, Solo, Kamis (28/4/2016). Batas akhir pengosongan kios sisi barat yang semula diagendakan Selasa (10/5/2016) diajukan pada Selasa (3/5/2016) untuk menunjang proses pembangunan Pasar Klewer. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Kamis, 28 April 2016 23:15 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

PEMBANGUNAN PASAR KLEWER
Pengosongan 28 Kios Pasar Klewer Timur Dipercepat, Ini Alasannya

Pembangunan Pasar Klewer, DPP mempercepat pengosongan kios Pasar Klewer Timur.

Solopos.com, SOLO–Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo mempercepat jadwal pengosongan kios Pasar Klewer sisi timur.

Pemberitahuan percepatan jadwal pengosongan kios Pasar Klewer sisi timur tersebut tertuang dalam surat No. 511.2/828/IV/2016 yang diterbitkan DPP Solo pada Rabu (27/4/2016). Pengosongan kios Pasar Klewer sisi timur yang semula dijadwalkan paling lambat pada Selasa (10/5/2016) diralat menjadi paling lambat pada Selasa (3/5/2016) mendatang.

Lurah Pasar Klewer, Edi Murdiarso, mengatakan percepatan pengosongan kios Pasar Klewer sisi timur mempertimbangkan target waktu kontrak kerja pembangunan Pasar Klewer selama 250 hari dengan batas akhir 29 Desember 2016. Hanya 28 kios di Pasar Klewer sisi timur yang perlu dikosongkan karena berada terdampak dengan proyek pembangunan Pasar Klewer sisi barat.

“Beberapa pedagang sudah mulai mengosongkan kios. Sedangkan sisanya masih bertahan. Kami mengimbau kepada pedagang Pasar Klewer sisi timur yang terdampak pembangunan Pasar Klewer sisi barat untuk bisa tepat waktu mengosongkan kios masing-masing,” kata Edi kepada Solopos.com di ruang kerjanya, Kamis (28/4/2016).

Edi menjelaskan 28 pedagang Pasar Klewer sisi timur yang terdampak pembangunan Pasar Klewer sisi barat diarahkan untuk berjualan di kios-kios di Pasar Sementara Pasar Klewer, Alun-alun Utara (Alut) Keraton Solo. Menurut dia, puluhan pedagang itu sudah mendapat jatah kios di Pasar Sementara Pasar Klewer untuk dimanfaatkan hingga proyek pembangunan Pasar Klewer selesai.

“Pedagang Pasar Klewer sisi timur menempati kios di Pasar Sementara Pasar Klewer yang selama ini kosong karena tidak digunakan pedagang atau oleh pihak perbankan. Mereka harus segera pindah dari Pasar Klewer sisi timur agar kios yang digunakan untuk berjualan tidak menghambat proyek pembangunan,” papar Edi.

Sesuai jadwal, Edi menjelaskan, pembongkaran 28 kios di Pasar Klewer sisi timur yang terdampak proyek pembangunan Pasar Klewer sisi barat bakal dilakukan selama 12 hari mulai Rabu (4/5/2016) hingga Minggu (15/5/2016). Disinggung permintaan pedagang untuk menunda jadwal pembongkaran kios hingga setelah Lebaran, Edi menyebut, sulit kemungkinan karena bisa menghambat proyek pembangunan Pasar Klewer.

Salah satu pedagang Pasar Klewer sisi timur yang terkana dampak pembangunan Pasar Klewer sisi barat, Sri Handayani, keberatan DPP memajukan jadwal pengosongan kios Pasar Klewer sisi timur. Dia mengaku belum siap untuk pengosongan kios dan pindah ke Pasar Sementara Pasar Klewer. Sri berkukuh meminta DPP menunda pembongkaran Pasar Klewer sisi timur dilaksanakan setelah Lebaran.

“Kami berharap sekali bisa pindah sehabis Lebaran. Pascakebakaran Pasar Klewer, pemasukan pedagang belum normal. Kami menanti-nantikan momen Lebaran nanti. Kami khawatir setelah pindah ke Alut jumlah pembeli berkurang. Kami mulai mengantisipasi dengan mengabarkan kepada mereka [pelanggan] tentang kepindahan ke Alut,” tanggap Sri.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…