Ilustrasi demo buruh menuntut penghapusan outsourcing di Indonesia (Rachman/JIBI/Bisnis) Ilustrasi demo buruh menuntut penghapusan outsourcing di Indonesia (Rachman/JIBI/Bisnis)
Kamis, 28 April 2016 20:55 WIB JIBI/Harian Jogja/Newswire Kota Jogja Share :

HARI BURUH
Pemkot Ajak Jalan Sehat, Buruh Tetap Demo di Jalan

Hari buruh akan dirayakan Pemkot Jogja dengan jalan sehat

Solopos.com, JOGJA – Meskipun ada ajakan dari Pemerintah Kota Jogja untuk merayakan Hari Buruh Internasional dengan kegiatan jalan sehat, namun akan tetap ada sebagian buruh yang menggelar aksi turun ke jalan.

“Aksi demo dengan turun ke jalan akan tetap dilakukan. Surat pemberitahuan pun sudah kami sampaikan ke kepolisian,” kata Sekretaris Jenderal Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) Kirnadi, Rabu (27/4/2016).

Menurut dia, aksi demonstrasi dengan turun ke jalan merupakan salah satu bentuk perjuangan yang bisa dilakukan buruh untuk menyuarakan aspirasi agar hak yang seharusnya diperoleh bisa dipenuhi.

Aksi yang rencananya diikuti ribuan buruh tersebut akan dimulai dari Tugu Jogja kemudian berjalan melalui Jalan Malioboro, beroprasi di depan Gedung DPRD DIY dan berkumpul di Titik Nol Kilometer Jogja.

Beberapa isu yang akan disampaikan dalam aksi di antaranya adalah pemenuhan gaji yang layak, penghapusan sistem alih daya hingga pemenuhan jaminan kesehatan bagi pekerja.

Sementara itu, Pengurus Harian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kota Jogja Purwo Haryanto mengatakan, akan tetap memenuhi undangan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja yang menggelar acara khusus untuk memperingati Hari Buruh.

“Sudah ada acara dari pemerintah yang akan kami ikuti yaitu jalan sehat yang difasilitasi dinas. Setelah itu, buruh akan kembali pulang dan tidak ada agenda untuk demo,” katanya.

Jumlah buruh yang terlibat dalam kegiatan jalan sehat diperkirakan mencapai sekitar 1.500 orang. Buruh yang terlibat bukan hanya pekerja yang masuk dalam serikat pekerja tetapi juga karyawan lainnya.

“Harapannya, melalui kegiatan ini komunikasi dengan perusahaan dan pemerintah akan semakin baik sehingga produktivitas meningkat. Dengan demikian, kesejahteraan pekerja pun semakin meningkat,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja Hadi Muchtar mengajak buruh untuk mengikuti kegiatan tersebut karena akan banyak memberikan manfaat untuk buruh.

“Selain jalan sehat, ada banyak kegiatan hiburan lain yang bisa diikuti,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…