Kamis, 28 April 2016 19:55 WIB JIBI/Harian Jogja/Newswire Kota Jogja Share :

GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN
Pancaroba, Nelayan Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Gelombang tinggi pantai selatan rawan terjadi selama pancaroba

Solopos.com, JOGJA– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jogja meminta nelayan mewaspadai tinggi gelombang di perairan selatan Jogja yang diperkirakan terjadi selama masa pancaroba.

“Perlu diwaspadai mengingat gelombang itu dalam kategori sedang hingga cukup tinggi. Gelombang bisa meningkat seiring dengan peningkatan angin,” kata Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja Joko Budiono, Rabu (28/4/2016).

Menurut Joko, berdasarkan pengamatan, tinggi gelombang di perairan pesisir Selatan Jogja dan Jawa Tengah saat ini ada di kisaran 2,5 meter dan di Samudera Hindia Selatan Jogja dan Jawa Tengah mencapai 0,75 hingga 3 meter.

Padahal, menurut Joko, jika mengacu rata-rata tinggi gelombang normal seharusnya tinggi gelombang hanya mencapai 2 meter. Meningkatnya tinggi gelombang tersebut, menurut dia, dipicu oleh peningkatan kecepatan angin di laut yang saat ini mencapai 5-20 knots atau antara 15-35 km per jam.

Joko mengemukakan kondisi tersebut juga dipengaruhi situasi cuaca pada masa pancaroba yang cenderung memicu perubahan arah dan kecepatan aingin secara mendadak.

“Sehingga kami memperkirakan tinggi gelombang itu akan terjadi hingga betul-betul memasuki kemarau pada akhir Mei,” kata dia, seperti dikutip dari Antara.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…