Tim atletik Indonesia (berkostum Merah Putih) berpose seusai menerima pengalungan medali emas dari nomor lari estafet 4x100 m putri pada South East Asia Youth Athletics Championships di Thailand, akhir pekan lalu. Tim Indonesia ini diperkuat salah satu atlet asal Salatiga, yakni Liviana Rizky. (Istimewa/kiriman salah satu pengurus PASI Jateng)
Kamis, 28 April 2016 08:50 WIB Semarang Share :

ATLETIK SALATIGA
Berjaya di Pentas ASEAN, 3 Atlet Ini Disambut Wali Kota

Atletik Salatiga kembali menunjukkan prestasinya lewat tiga atletnya yang tampil di ajang tingkat ASEAN, yakni South Easth Asia Youth Athletics Championships

Solopos.com, SALATIGA –– Kota Salatiga kembali mengharumkan namanya di pentas olahraga dunia, khususnya cabang olahraga atletik. Hal ini dibuktikan lewat berhasil ketiga atlet asal Salatiga, yakni Liviana Rizky, Nani Dwi Purwati dan Rieke Febrianti, meraih medali pada ajang South East Asia Youth Athletics Championships (SEAYAC) 2016 yang berlangsung di Thailand, Sabtu-Minggu (23-24/4/2016).

Liviana yang masih berstatus pelajar SMAN 3 Salatiga sukses meraih medali emas dari nomor lari estafet 4×100 m. Sementara, Nani yang berstatus pelajar SMPN 8 Salatiga sukses menggondol satu medali perak pada nomor lari 1.500 m dan perunggu di nomor lari steeplechase 300 m. Sedangkan, Rieke yang merupakan pelajar SMPN 3 Salatiga membawa pulang satu medali dari nomor lari 3.000 m.

Keberhasilan ketiga atlet ini pun mendapat apresiasi dari Pemkot Salatiga. Bahkan, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, bersama Kepala Disdikpora Kota Salatiga, Niken Lidiastusti, pun menyambut kedatangan mereka sepulangnya dari berlomba di Thailand, di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota, Selasa (26/4/2016).

Bertemu dengan ketiga atlet muda itu, Yuliyanto berpesan agar mereka tidak cepat berpuas diri. Ia juga berharap ketiga atlet itu mau meningkatkan performa dengan berlatih secara teratur.

“Usia kalian masih muda, masa depan kalian masih jauh, teruslah berlatih dan jaga kesehatan agar bisa mencetak prestasi-prestasi selanjutnya, baik di tingkat regional, nasional maupun internaional,” tutur Yuliyanto seperti dilansir dari salatigakota.go.id, Rabu (27/4/2016).

Pada ajang SEAYAC ini, Kontingen Indonesia berhasil meraih total medali sebanyak 3 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. Dari keseluruhan medali itu, para atlet Jateng menyumbang satu emas, dua perak dan satu perunggu.

Sayang, total raihan medali itu hanya mampu menempatkan tim Merah Putih di posisi kelima. Indonesia kalah bersaing dari Kontingen Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…