ilustrasi (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Rabu, 27 April 2016 00:50 WIB Ayu Abriyani K.P./JIBI/Solopos Solo Share :

WISATA SOLO
Dian Bunting 18 Bulan, Manohara Bakal Punya Adik

Wisata Solo Taman Satwa Taru Jurug akan punya tambahan penghuni baru karena salah satu gajah disana diketahui sedang bunting.

Solopos.com, SOLO – Perusahaan Daerah (Perusda) Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) bakal mendapat warga baru. Dian, seekor gajah di TSTJ yang berumur 35 tahun diperkirakan bunting 18 bulan.

Hal itu diungkapkan seorang Dokter Hewan yang bertugas di TSTJ, Siti Nuraini, saat ditemui solopos.com, Senin (25/4/2016). Menurutnya, Dian diketahui bunting ketika ada pelatihan mahout (pawang gajah) di TSTJ beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya, mahout di Jurug sudah memperkirakan kalau Dian bunting, tetapi sulit mengecek kebenarannya melalui tes urin atau darah. Ketika ada pelatihan beberapa waktu lalu, ada sejumlah dokter hewan yang lebih ahli sehingga bisa memastikan kondisi Dian. Perkiraannya sudah 18 bulan,” katanya.

Sedangkan dari kondisi fisiknya, saat bunting usia 12 bulan, perutnya semakin membesar dan jika diraba ada janin yang bergerak. Ia menambahkan Dian akan melahirkan tiga hingga empat bulan lagi. Sebab, usia kandungan gajah maksimal 24 bulan dengan perkiraan lahir pada usia 21 bulan hingga 24 bulan.

Terkait kondisi Dian, mahout TSTJ terus mengawasi perilakunya serta memberikan tambahan vitamin dan pakan. “Selain makanan, kami juga melatih Manohara [anak Dian yang sudah tujuh tahun] untuk mandiri dan tidak bergantung pada induknya. Kami juga akan menjauhkan dari Jati [gajah jantannya]. Sebab, setelah lahir, gajah kecil akan menyusu minimal hingga umur dua tahun,” tuturnya.

Nuraini juga mengungkapkan jika ini adalah kali ketiga Dian bunting. Sebelumnya, Dian melahirkan anak pertama tetapi kondisinya prematur sehingga tidak bisa menyusu induknya, dan hanya bertahan enam bulan. Dian lalu melahirkan anak kedua yakni Manohara dengan kondisi normal hingga saat ini.

Sementara, Direktur Perusda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, menyatakan sedang mempersiapkan nama untuk calon anak Dian. “Saya lagi topo [bertapa] di bawah pohon nangka cari nama si gajah,” candanya ketika dihubungi solopos.com, Selasa (26/4/2016).

Ia juga berencana membuat acara syukuran untuk kelahiran anak gajah tersebut. “Nanti saya rencanakan acara yang heboh. Tumpengan dan hiburan biar sekaligus bisa menarik pengunjung,” ujarnya.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…