Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi jenazah. (JIBI/Solopos/Dok.)
Rabu, 27 April 2016 21:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

WARGA TENGGELAM PACITAN
Terseret Arus Sungai Lorok, Warga Wonodadi Meninggal

Warga tenggelam Pacitan, seorang lansia asal Desa Wonodadi Kecamatan Ngadirojo tewas terseret air sungai.

Solopos.com, PACITAN — Warsito, 60, warga Desa Wonodadi, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, ditemukan tidak bernyawa di Sungai Lorok yang berada di Dusun Barak, Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, Rabu (27/4/2016), sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat ditemukan warga desa setempat, mayat Warsito hanyut terbawa arus di sungai Lorok. Tetangga Warsito, Purwati, menyampaikan Warsito telah hilang dari rumah sejak Selasa (26/4/2016) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pada saat itu, dia melihat korban berada di sungai untuk mandi. Dia menambahkan kondisi sungai Lorok saat itu banjir. Dan saat korban terbawa arus sungai, dia tidak bisa menolong korban.

“Saya sempat berpapasan dengan korban saat mandi di sungai. Kemudian, saat korban hanyut, saya mencoba mencari tetapi tidak berhasil menemukannya. Saya langsung meminta pertolongan warga untuk mencari korban,” kata dia kepada polisi.

Kapolres Pacitan AKBP Taryadi melalui Kasubaghumas Polres Pacitan, AKP Pujiyono, menyampaikan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, polisi langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi yang datang langsung melakukan olah TKP dan meminta visum serta meminta keterangan saksi untuk pemeriksaan lanjut.

Mengenai peristiwa itu, kata dia, kasus tewasnya warga karena terseret arus sungai menambah daftar kejadian nonkriminalitas di Pacitan. Kasus serupa juga terjadi di Sungai Nggowong, Tulakan, pada 13 April 2016.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hato saat beraktivitas di sekitar sungai.

“Kedatangan arus sungai yang deras itu bisa terjadi sewaktu-waktu sehingga tidak bisa diprediksi, sehingga warga perlu waspada saat berada di sekitar sungai, terutama yang berada di wilayah hilir sungai,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman polrespacitan.com, Rabu.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…