TPA Putri Cempo. (dok Solopos) TPA Putri Cempo. (dok Solopos)
Rabu, 27 April 2016 22:15 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Solo Share :

PENGELOLAAN SAMPAH SOLO
Wah, Pemkot Akan Belajar Kelola Sampah di Eropa

Pengelolaan sampah Solo, Pemkot akan belajar pengelolaan sampah di Eropa.

Solopos.com, SOLO–Pemkot Solo berencana melongok proses pengelolaan sampah di beberapa negara di Eropa. Kunjungan tersebut diharapkan memberi masukan terhadap pengelolaan sampah di Solo.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo, Hasta Gunawan, mengatakan kunjungan ke Eropa merupakan program pemerintah pusat. Pemkot, imbuhnya, hanya diajak untuk memelajari seluk beluk penanganan sampah di benua tersebut.

“Rencananya dalam waktu dekat kami diajak ke Eropa. Menurut kami ini kesempatan bagus untuk melihat langsung pengolahan sampah di sana,” ujarnya dalam rapat SKPD bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD beberapa waktu lalu.

Menurut Hasta, Pemkot akan menggali informasi untuk menangani tempat pembuangan akhir (TPA). Diketahui selama ini TPA Putri Cempo sering overload dan menimbulkan dampak lingkungan. Pola investasi pengelolaan sampah juga akan dicermati dalam kunjungan. Upaya itu untuk mendukung rencana kerja sama pengelolaan sampah bersama investor di Solo.
“Harapannya bisa memberi masukan konsep pengelolaan sampah ke depan,” kata dia.

Menurut Hasta, problem pengelolaan sampah selalu mengganjal Solo meraih penghargaan Adipura. Dia menilai perlu perhatian lebih terhadap TPA Putri Cempo yang juga dicanangkan pusat sebagai pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Hasta mengatakan dua calon investor yang berminat mengelola Putri Cempo kini bersiap mengajukan penawaran dalam lelang. Pemkot berkukuh menerapkan sistem no tipping fee (biaya pengelolaan sampah) bagi calon investor.

Sementara itu, anggota Banggar DPRD, Supriyanto, meminta Pemkot fokus menangani persoalan TPA berikut lelang Putri Cempo. Menurut politikus Partai Demokrat ini, tak ada gunanya Pemkot terbang sampai Eropa jika tanpa tujuan jelas. “Tidak perlu mengkaji pengelolaan sampah sampai luar negeri wong kita sudah punya masterplan sendiri. Mending DKP konsentrasi di lelang Putri Cempo yang dari dulu gagal terus,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…