Ilustrasi penusukan (JIBI/Dok) Ilustrasi penusukan (JIBI/Dok)
Rabu, 27 April 2016 22:11 WIB Trianto HS/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PENGANIAYAAN SUKOHARJO
Penusukan di Soba, Polisi Dikabarkan Tangkap Pembunuh Fredy

Penganiayaan Sukoharjo berujung tewasnya Fredy di Solo Baru.

Solopos.com, SUKOHARJO — Polres Sukoharjo dikabarkan telah menangkap tiga pelaku penganiaya Fredy Agus Prayitno, warga Puhgogor, Bendosari, Sukoharjo.

Fredy ditusuk menggunakan senjata tajam hingga tewas. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/4/2016) dini hari di sekitar Patung Kuda Solo Baru (Soba).

Baca Juga:
Kisah Kakak Fredy Sebelum Fredy Tewas Ditikam
Polisi Selidiki 2 CCTV
Gara-Gara Serempetan Motor, Nyawa Melayang

Informasi yang dihimpun Solopos.com, tiga pelaku itu berhasil ditangkap pekan lalu. Dalam waktu dekat polisi akan memberi keterangan resmi mengenai pengungkapan kasus tersebut.

Sebagaimana diberitakan Solopos.com, Kamis (21/4/2016) pekan lalu, Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, mengatakan telah mengetahui identitas para pelaku yang menusuk Fredy pada dini hari.

“Tim khusus selalu mobile dan stand by melacak keberadaan pelaku. Kami akan bekerja all out untuk menemukan pelaku,” kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (21/4/2016).

Tujuh Saksi

Petugas telah memeriksa tujuh saksi termasuk kakak kandung Fredy, Riyadi Srihartanto. Selain itu, petugas juga memintai keterangan Wahyudi yang berboncengan dengan Riyadi saat kejadian. Hasil pemeriksaan dikumpulkan dan dianalisis untuk mengungkap kasus tersebut. Proses penyelidikan juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk melacak keberadaan para pelaku.

Fredy Agus Prayitno, 19, warga RT 03/RW 03, Dusun Jatiagung, Desa Puhgogor, Bendosari, Sukoharjo, tewas akibat ditusuk oleh orang tak dikenal di sekitar Patung Kuda Solo Baru, Selasa (12/4/2015) pukul 02.30 WIB. Kakak kandung Fredy, Riyadi Srihartanto, mengisahkan malam itu Fredy mengajak mencari hiburan dengan berkaraoke di kawasan Solo Baru. Kakak beradik ini berangkat bersama teman Fredy, Wahyudi.

Setelah berkaraoke, mereka hendak pulang ke rumah melewati kawasan Patung Kuda, kawasan Solo Baru. Posisi Fredy berada di depan dan berserempetan dengan sepeda motor para pelaku.

Ketiga pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam dari selatan menuju utara. Ketiga pelaku tak memakai helm saat mengendarai sepeda motor. Mereka berserempetan dengan Fredy yang sendirian mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan.

Sebelum ditikam, Fredy sempat terlibat cekcok mulut dan berkelahi dengan para pelaku. Fredy ditikam di bagian punggung dan perut oleh salah satu pelaku menggunakan senjata tajam (sajam).

 

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Gerai Matahari dan Penjualan Kembali ke Fungsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (22/9/2017). Esai ini karya Flo. Kus Sapto W., seorang praktisi pemasaran. Alamat e-mail penulis adalah floptmas@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Berita akan ditutupnya dua gerai Matahari di Pasaraya Manggarai dan Blok M, Jakarta, cukup menarik…