Logo Otoritas Jasa Keuangan (JIBI/Solopos/Dok.) Logo Otoritas Jasa Keuangan (JIBI/Solopos/Dok.)
Rabu, 27 April 2016 02:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

OTORITAS JASA KEUANGAN
Pinjaman Pejabat di Bank Bantul Terkuak

Otoritas jasa keuangan menemukan pinjaman ratusan juta.

Solopos.com, BANTUL- Bank Bantul dinilai serampangan menggelontorkan pinjaman ke sejumlah pejabat yang berujung pada temuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pinjaman senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah itu mengalir ke pejabat anggota DPRD Bantul dan DIY.

Penggelontoran pinjaman secara serampangan oleh bank milik Pemkab disertai kredit macet sejumlah pejabat itu terungkap dalam berkas temuan OJK yang bocor ke kalangan organisasi masyarakat dan lembaga antikorupsi Masyarakat Transparansi Bantul (MTB). Temuan hasil pemeriksaan umum OJK terhadap Bank Bantul pada 30 September 2015 itu menyebutkan, adanya pinjaman yang mengalir ke sejumlah anggota DPRD Bantul dan DIY senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah yang sebagian berujung macet.

Pinjaman itu antara lain diberikan ke Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo senilai total Rp1,9 miliar dan digelontorkan selama empat kali. Pertama pada 17 November 2014 dan terakhir 21 Februari 2015. Temuan itu menyebutkan, pinjaman tersebut berstatus macet. Selain itu OJK menilai Bank Bantul lemah dalam menganalisa pemberian kredit kepada politisi PDIP tersebut. Antara lain karena kredit tersebut alasannya digunakan untuk usaha transportasi, padahal latar belakang usaha debitur adalah konstruksi.

“Meski sebelumnya kredit itu sudah macet, tapi Bank Bantul masih saja menggelontorkan pinjaman ke Ketua DPRD tersebut bahkan sampai empat kali,” terang pegiat MTB Irwan Suryono, dalam jumpa pers Selasa (26/4/201).

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…