Ilustrasi layanan perbankan. (Rachman/JIBI/Bisnis) Ilustrasi layanan perbankan. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Rabu, 27 April 2016 09:55 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

OTORITAS JASA KEUANGAN
Bukan Terindikasi Korupsi, Tapi Serampangan & Merugikan Masyarakat

Otoritas jasa keuangan menemukan pinjaman ratusan juta.

Solopos.com, BANTUL-Soal temuan Otoritas Jasa Keuangan, Penggiat Masyarakat Transparansi Bantul (MTB) Rino Caroko menyatakan, Pemkab dan otoritas Bank Bantul tidak boleh main-main dalam mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut, sebab bank pelat merah itu dimodali oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bantul.

“Masalahnya itu bank yang didanai APBD alias uang rakyat, bukan bank swasta,” kata Rino Caroko.

Sejatinya kata Rino, memang belum ditemukan indikasi korupsi dalam masalah ini, namun penggelontoran pinjaman secara serampangan itu merugikan masyarakat Bantul terutama kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang harusnya dapat mengakses pinjaman secara maksimal ke bank daerah.

“Kalau dana miliaran digunakan untuk pinjaman ke pejabat yang enggak memenuhi syarat dan macet kan rugi masyarakat. Harusnya dana sebesar itu bisa digelontorkan ke UMKM yang lebih membutuhkan,” papar dia.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…