Melani (detikcom)
Rabu, 27 April 2016 14:00 WIB JIBI/Solopos/Newswire Hukum Share :

NAPI KABUR
Kerap Mengaku Keponakan Menkum HAM, Ini Sosok Melani

Napi kabur dari Lapas Sukamiskin, Bandung yang bernama Melani, kerap mengaku sebagai keponakan Menkum HAM.

Solopos.com, JAKARTA – Melani, 26, narapidana Lapas Wanita Kelas II A Sukamiskin Kota Bandung melarikan diri, padahal dalam waktu dekat akan bebas. Kepada Kalapas Sukamiskin, dia kerap mengaku sebagai keponakan Menkum HAM Yasonna Laoly. Benarkah?

Kalapas Wanita Sukamiskin Surta Duma mengatakan, Melani memang kerap mengaku sebagai keponakan dari Menkum HAM. Dia bahkan sempat ‘terganggu’ oleh ulah Melani.

“Kabarnya [keponakan Menkum HAM], makanya saya ini kayak dihipnotis. Yang dia bilang. Terus dia pake HP saya video call gitu nomornya ini juga saya yakin,” ujar Surta di Lapas Wanita Sukamiskin, Jalan Pacuan Kuda Arcamanik, Kota Bandung, seperti dilansir detikcom, Rabu (27/4/2016).

Jadi benar dia sering mengaku keponakannya? “Ya katanya benar, waktu kemarin dibawa dia yang mengaku [keponakan Menkum HAM],” tambahnya.

Melani kabur sekitar pukul 18.00 WIB lewat. Perempuan yang kerap disapa Gladis tersebut dihukum 1 tahun 6 bulan sejak 2015 lalu dengan kasus penggelapan yang disidangkan di PN Bandung.

Belum ada tanggapan dari Laoly terkait pengakuan ini. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Surta Duma juga mengungkapkan identitas napi yang kabur tersebut bernama Melani binti Anton alias Gladis, berusia 26 tahun.

“Dia Pidana 1 tahun 6 bulan dari tahun 2015 di PN Bandung. Kasusnya 378 penipuan dan penggelapan,” terangnya.

Meski disidangkan di PN Bandung, namun Melani berasal dari Jakarta.”Lahir di Medan, alamat rumanya di Grogol Jakarta. Tapi perkaranya di Bandung,” jelas Surta.

Dari foto yang ditunjukkan oleh Surta, terlihat Melani mengenakan baju berwarna biru. Wanita muda itu juga mengenakan kacamata. Wajahnya tersenyum ceria sambil memberikan salam dua jari.

Saat ini, Melani sedang diburu kepolisian. Dia akan bebas tanggal 2 Mei 2016 mendatang. Saat kabur, Melani sedang menjalani asimilasi.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…