DUKUNGAN -- Mural bertema dukungan atas status istimewa DIY terlihat di salah satu sudut jalan di Kota Jogja beberapa waktu lalu. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Rabu, 27 April 2016 10:20 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

KEISTIMEWAAN DIY
Upacara & Berbahasa Jawa Menjadi Wajib Tiap 13 Maret

Keistimewaan  DIY untuk usulan hari jadi diajukan ke DPRD.

Solopos.com, JOGJA — Hari jadi DIY diputuskan terjadi 13 Maret 1755. Tim Perumus Hari Jadi (TPHJ) DIY saat ini tengah mengajukan tanggal tersebut ke DPRD DIY untuk bisa  ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Biro Hukum Setda DIY, Dewo Isnu Broto di DPRD DIY Senin (26/4/2016) mengatakan keputusan  13 Maret 1755 sebagai hari jadi DIY diambil setelah Tim Perumus Hari Jadi (TPHJ) DIY , Pemda DIY, Kasultanan Yogyakarta dan Pura Pakualaman. Dalam musyawarah itu muncul beberapa opsi hari jadi sebelum TPHJ memutuskan satu tanggal yang dinilai paling pas ditetapkan sebagai hari jadi DIY.

“Ngarso Dalem memberi arahan, tapi beliau juga memberi kebebasan tim perumus untuk menentukan, jadi pemilihan tanggal ini juga sudah mendapatkan restu dari beliau,” kata Dewo

Dia menambahkan, setelah hari jadi ditetapkan dalam Perda, seluruh masyarakat DIY akan  diwajibkan melakukan upacara, mengenakan pakaian tradisional adat Jawa, serta bebahasa Jawa setiap paringatan hari jadi DIY 13 Maret. Dia hari yang sama, DPRD DIY akan menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan pidato Gubernur DIY.

Terpisah, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DIY, Zuhrif Hudaya mengatakan, naskah akademik hari jadi DIY dianggapnya sudah sesuai standar yang diinginkan. Dia pun menargetkan 2016 hari jadi DIY sudah bisa ditetapkan dalam Perda setelah sebelumnya dibahas dalam Panitia KHusus.

“Nanti saat pembahasan Pansus di DPRD DIY semua akan dibahas, jadi masih ada kemungkiann tanggalnya akan berubah,” tandas dia.

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….