Kamera Olympus Pen (Detik) Kamera Olympus Pen (Detik)
Rabu, 27 April 2016 06:00 WIB JIBI/Solopos/Newswire Gadget Share :

KAMERA TERBARU
Olympus Mirrorless Pen-F Dilego Mulai Rp18,8 Juta

Kamera terbaru Olympus Mirrorless Pen F di Indonesia dijual mulai Rp18,8 juta.

Solopos.com, JAKARTA — Pabrikan kamera asal Jepang, Olympus, akhirnya menambah jajaran kamera terbaru mirrorless seri Pen di Indonesia dengan nama Pen-F.

Kamera terbaru Olympus Mirrorless itu mengikuti desain seri Pen pertama yang diluncurkan pada tahun 1963 dan juga untuk memperingati 80 tahun Olympus eksis di dunia fotografi.

Ini adalah kamera terbaru Olympus pertama yang menggunakan sensor micro four thirds Live MOS 20 megapiksel, dengan 5 axis image stabilization. Juga seri Pen pertama yang dilengkapi dengan electronic viewfinder (EVF), yaitu panel OLED 2,36 juta piksel.

Hal unik lain yang ada di kamera terbaru Pen-F adalah keberadaan tombol kreatif untuk memilih filter gambar pada bagian depan kamera. “Dengan fitur ini, pengolahan gambar setelah dipotret bisa sangat minim,” ujar Marketing Manager Olympus Customer Care Indonesia, Sandy Chandra, seperti dilansir Detik, Selasa (26/4/2016).

Beberapa fitur unggulan kamera terbaru Olympus OMD di antaranya sebagai berikut:

– 20 MP tanpa low-pass filter, four thirds sensor
– Jendela bidik elektronik OLED dengan resolusi 2.36 juta titik
– Built-in 5 Axis stabilization
– 50 MP mode resolusi tinggi
– Max shutter speed 1/8000 detik, 1/16000 dengan electronic shutter
– 1080/60fps video

Olympus membanderol kamera terbaru Pen-F di Indonesia dengan harga mulai Rp18,8 juta untuk versi bodi only, Rp21,7 juta untuk paket dengan lensa 17 mm f/1,8 hingga Rp22,8 juta untuk paket dengan lensa 17 mm f/1,8 dan 45 mm f/1,8.

Kelebihan Olympus

Olympus mengklaim memiliki karakter berbeda dari kamera terbaru yang ada di pasaran saat ini. Lalu, apa keunggulan dari kamera Olympus dari merek kamera lainnya, seperti Sony, Panasonic, dan Fujifilm?

“Panasonic memiliki sejarah panjang soal videografi, di mana mereka fokus pada perekaman video. Sementara Fujifilm dikenal sebagai kamera film dan desain retronya, sedangkan Sony terkenal dengan sensor kamera full frame,” kata Regional Product Manager Imaging Business Division Southeast Asia and Asia Olympus, Lucas Tan, seperti dilansir Liputan6.com, Selasa.

Olympus memiliki karakter kecepatan dan kestabilan saat memotret gambar. Tanpa harus menggunakan alat bantu, seperti tripod, kamera kamera terbaru Olympus dapat mengunci obyek dengan cepat meskipun dalam kondisi minim cahaya.

“Pertanyaannya adalah bagaimana Anda mengambil foto di kondisi cahaya rendah dengan satu tangan tanpa tripod selama satu detik, memakai kamera DSLR yang Anda miliki saat ini? Olympus dapat melakukan hal itu dengan mudah. Dijamin foto yang dihasilkan terlihat tajam dan detail,” ujar Lucas dengan percaya diri.

Di samping itu, Lucas juga membandingkan kamera terbaru DSLR kelas profesional yang baru saja diluncurkan dua raksasa vendor kamera, Nikon dan Canon.

“Nikon mengeluarkan D5 dan Canon baru saja merikis 1Dx Mark II. Mirrorless saat ini sudah melewati DSLR tradisional. Sistem micro four thirds Olympus ke depannya akan meng-cover semua kondisi pemotretan seperti yang telah diadopsi Nikon D5 dan Canon 1Dx Mark II,” paparnya.

Soal teknologi perekaman video, Lucas mengklaim kamera terbaru Olympus tidak fokus pada video karena sejarah Olympus adalah sebagai penyedia perangkat fotografi, yang sudah 80 tahun membuat kamera.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…