Warga melihat dari dekat alat utama sistem senjata milik TNI dan Polri dalam pameran yang digelar di Taman Satwa Taru, Jurug, Solo, Sabtu (23/4/2016). Pameran tersebut digelar dalam memperingati HUT Korem 074 Warastratama yang ke-50. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos) Warga melihat dari dekat alat utama sistem senjata milik TNI dan Polri dalam pameran yang digelar di Taman Satwa Taru, Jurug, Solo, Sabtu (23/4/2016). Pameran tersebut digelar dalam memperingati HUT Korem 074 Warastratama yang ke-50. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Selasa, 26 April 2016 11:25 WIB Ayu Abriyani K.P./JIBI/Solopos Solo Share :

WISATA SOLO
Pameran Alutsista Dongkrak Jumlah Pengunjung TSTJ

Wisata Solo Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) mengalami peningkatan jumlah pengunjung dengan pameran alutsista.

Solopos.com, SOLO – Pameran alutsista yang diadakan pada Sabtu-Minggu (23-24/4) mendongkrak jumlah pengunjung Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) hampir 50 persen. Dari biasanya sekitar 2.800 orang, dua hari itu bisa mencapai hampir 5.000 orang dalam dua hari.

Data yang diperoleh solopos.com dari pengelola Perusahaan Daerah (Perusda) TSTJ, jumlah pengunjung pada Sabtu (23/4/2016) ada 1.207 orang, sedangkan Minggu (24/4/2016) mencapai 3.612 orang.

“Jumlah itu belum termasuk kunjungan sekitar 1.300 anak dari beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Jebres yang digratiskan,” kata Staf Promosi dan Usaha Wisata Perusda TSTJ, Nonot Harwanto, saat ditemui solopos.com di ruang kerjanya, Senin (25/4/2016).

Menurutnya, saat tidak ada acara, kunjungan wisatawan ke TSTJ pada Sabtu sekitar 500 orang, sedangkan Minggu sekitar 2.300 orang. Sementara, ia menyebut jumlah pengunjung pada 2016 terus meningkat. Bahkan, pada April, pengelola menarget jumlah pengunjung 23.000 orang. Sedangkan jumlah pengunjung yang tercatat hingga 24 April mencapai 18.912 orang. Ia optimistis target itu bisa tercapai meskipun tinggal sepekan lagi.

“Untuk mencapai target itu, kami berupaya mengadakan berbagai program. Salah satunya bekerjasama dengan pihak lain. Kami berencana melanjutkan model kerjasama itu karena melihat cukup berhasilnya pameran alutsista yang bekerjasama dengan Korem 074/Warastratama,” tuturnya.

Sementara, pada Mei, TSTJ akan membuat program berkonsep edukasi. Nantinya, TSTJ akan menyiapkan pemandu wisata untuk memfasilitasi anak-anak agar mendapat informasi tentang jenis-jenis satwa di Jurug.

“Kami sudah menyiapkan tim bagian pendidikan yang terdiri atas lima orang anggota. Kalau jumlah itu kurang, kami akan bekerjasama dengan UNS [Universitas Sebelas Maret] untuk menambah jumlah pemandu wisata,” ujar Nonot.

Selain itu, lanjut dia, TSTJ juga akan bekerjasama dengan komunitas pecinta reptil dan burung untuk mengadakan kegiatan di Jurug. Diharapkan, kegiatan itu bisa memberikan daya tarik bagi pengunjung TSTJ.

Direktur Perusda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, menyatakan terus berupaya mengajak semua pihak untuk mencintai TSTJ. “Kami mengajak semua orang untuk meningkatkan rasa saling memiliki, merawat, mengamankan, dan menjaga TSTJ sebagai aset bangsa. Kalau semua bisa mencintai TSTJ, maka secara tidak langsung ikut menjaga kondisinya,” katanya kepada solopos.com, Senin.

 

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Nyanyian Sunyi Ekonomi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/9/2017). Esai ini karya Ronny P. Sasmita, Direktur Eksekutif Econ-Act Indonesia dan anggota Staf Ahli Komite Ekonomi dan Industri Nasional. Alamat e-mail penulis adalah ronny_sasmita@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, indeks…