Fasilitas umum yang ada di Taman Kota Ponorogo dicorat-coret orang tidak bertanggung jawab. Foto diambil Senin (25/4/2016). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Selasa, 26 April 2016 13:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

VANDALISME PONOROGO
Taman Kota Ponorogo Jadi Sasaran Aksi Coret-Coret

Vandalisme Ponorogo terjadi di Taman Kota Ponorogo.

Solopos.com, PONOROGO — Sejumlah sarana permainan dan fasilitas umum yang berada di Taman Kota Jl. Pramuka, Ponorogo, rusak. Bahkan, beberapa fasilitas umum di taman itu menjadi sasaran aksi vandalisme orang tidak bertanggung jawab.

Pantauan Madiunpos.com di Taman Kota Jl. Pramuka, Senin (25/4/2016), belasan orang berada di taman tersebut untuk bersantai di rerimbunan pohon. Sejumlah pengunjung lain memanfaatkan tempat bermain yang ada.

Beberapa fasilitas umum seperti tempat olahraga terlihat coret-coretan menggunakan cat semprot. Selain itu, beberapa tempat duduk juga tidak luput dari aksi vandalisme. Di beberapa bagian di Taman Kota itu juga terlihat sampah yang berserakan.

Pengunjung Taman Kota Ponorogo, Abdul Aziz, mengatakan sering memanfaatkan taman kota sebagai tempat rekreasi murah bagi keluarganya. Menurut dia, selain tidak ada biaya masuk ke lokasi taman, ada beberapa wahana permainan yang bisa dimanfaatkan anaknya untuk bermain.

Aziz menyayangkan ada beberapa wahana permainan yang sudah rusak, seperti mainan ayunan dan perosotan. Padahal, wahana permainan tersebut sangat penting bagi anak-anak yang datang ke taman itu.

“Kalau bisa wahana permainan yang rusak segera diperbaiki. Justru wahana permainannya bisa ditambah, biar anak-anak bisa leluasa dalam bermain,” ujar warga Ponorogo ini.

Lebih lanjut, dia menyampaikan kesadaran pengunjung terhadap kebersihan juga masih minim. Hal itu terbukti dengan masih banyaknya sampah yang dibuang secara sembarangan di kawasan taman, meskipun sudah ada tong sampah yang disediakan.

Pengunjung lain, Supriyanto, berharap coretan dari aksi vandalisme di sejumlah fasilitas umum di taman itu segera dicat ulang.

Hal itu supaya coretan tersebut tidak merusak pemandangan taman. Dia juga menyayangkan orang yang dengan sengaja mencorat-coret fasilitas umum itu.

“Saya berharap dinas terkait bisa segera mengecat ulang fasilitas umum yang dicorat-coret, supaya kelihatan indah lagi. Sebenarnya coretan itu sudah beberapa bulan lalu, tetapi belum ada tindakan dari pemerintah,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…