Spanduk penolakan Rustam Effendy dari jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Utara (detikcom)
Selasa, 26 April 2016 10:15 WIB JIBI/Solopos/Newswire Politik Share :

Tolak Rustam Mundur, Warga Bentangkan Spanduk di Kantor Walkot Jakut

Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi mundur dari jabatannya.

Solopos.com, JAKARTA – Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi telah mengundurkan diri dari jabatannya. Sejumlah warga yang menamakan diri Kelompok Masyarakat Jakarta Utara (Komju) menolak Rustam digantikan.

Hal ini terlihat dari aksi dibentangkannya dua buah spanduk oleh Komju di lobby kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jl. Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, seperti dilansir detikcom, Selasa (26/4/2016). Spanduk berlatar belakang putih itu ditulis dengan pilox.

“Tolak Walikota Baru “Titipan Ahok” (Mandat Masyarakat Jakut),” tulis salah satu spanduk yang dibentangkan.

Sejumlah orang yang mengenakan pakaian bebas itu juga menyebut Rustam merupakan korban kezaliman Ahok.

Saat ini Rustam Effendi tengah memimpin rapat internal dengan sejumlah stafnya. Rapat tertutup itu berlangsung sejak pukul 09.12 WIB.

Tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulut Rustam.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…