Yamaha Xmax. (Yamaha-motor.eu) Yamaha Xmax. (Yamaha-motor.eu)
Selasa, 26 April 2016 01:10 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com Roda 2 Share :

SEPEDA MOTOR YAMAHA
Soal Suksesor Nmax, YIMM: Bukan Cuma Satu

Sepeda motor Yamaha segmen skutik bongsor akan diramaikan model 250 cc.

Solopos.com, BOGOR – Rumor PT Yamaha Indonesia (YIMM) menyiapkan suksesor sepeda motor Nmax ternyata benar adanya. Menariknya, YIMM mengaku skuter matik (skutik) bongsor baru yang disiapkan tidak hanya satu.

Kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Asisten GM Marketing YIMM Mohammad Masykur. Meski begitu, ia enggan memberi bocoran detail produknya. Sama seperti Nmax, ia memastikan sepeda motor Yamaha model baru itu merupakan produk global.

”Ya kami siap lah dengan line up baru, tidak hanya satu. Yamaha tidak tinggal diam, kami tidak hanya untuk domestik tapi juga ekspor. Kami kan mainnya global produk,” ungkap Masykur ketika dijumpai di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat seperti dilansir laman Detik, Senin (25/4/2016).

Menurut pengamat otomotif Taufik Hidayat, dua skutik suksesor Yamaha Nmax masing-masing mengusung mesin 150 cc dan 250 cc. Model 250 cc disinyalir adalah sepeda motor Yamaha Xmax.

Sedangkan model 150 cc, belum jelas nama maupun sosoknya. Tetapi menurut bocoran yang ia peroleh, skutik tersebut mengusung tampilan bergaya agresif serta posisinya secara harga akan berada di antara Nmax ABS dan Nmax Non-ABS.

Lebih jauh, ada indikasi dua skutik bongsor baru Yamaha itu akan dibekali fitur idling stop system (ISS). Secara sederhana cara kerjanya mirip pada skutik Honda, yakni membuat mesin otomatis mati ketika diam dan langsung menyala ketika tuas gas ditarik.

”Persiapan pembenaman fitur idling stop untuk skutik Yamaha ini sudah mulai terasa bahkan di tingkatan vendor komponen. Tetapi belum akan dirilis 2016 ini, mungkin sekitar 2017 nanti,” tulis Taufik dalam blog otomotif miliknya, Tmcblog.

 

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…