Sesepuh Sentana Dalem KPH. Notoatmodjo melepas keris yang dikenakan Kanjeng Bendara Pangeran Haryo (KBPH) Suryodilogo kemudian mengganti dan memasangkan keris Kyai Bontit dalam upacara Jumeneng Dalem KGPAA. Paku Alam X di Bangsal Sewatama, Kopleks Pura Pakualaman , Jogja, Kamis (7/1/2016). Kanjeng Bendara Pangeran Haryo (KBPH) Suryodilogo dinobatakan menjadi KGPAA Paku Alam X menggantikan sang ayah KGPAA Paku Alam IX yang wafat pada Noember 2015. (Desi Suryanto/Harian Jogja) Sesepuh Sentana Dalem KPH. Notoatmodjo melepas keris yang dikenakan Kanjeng Bendara Pangeran Haryo (KBPH) Suryodilogo kemudian mengganti dan memasangkan keris Kyai Bontit dalam upacara Jumeneng Dalem KGPAA. Paku Alam X di Bangsal Sewatama, Kopleks Pura Pakualaman , Jogja, Kamis (7/1/2016). Kanjeng Bendara Pangeran Haryo (KBPH) Suryodilogo dinobatakan menjadi KGPAA Paku Alam X menggantikan sang ayah KGPAA Paku Alam IX yang wafat pada Noember 2015. (Desi Suryanto/Harian Jogja)
Selasa, 26 April 2016 08:55 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PENGISIAN WAKIL GUBERNUR DIY
KGPAA Paku Alam X Akhirnya Ditetapkan Jadi Wagub DIY

Pengisian Wakil Gubernur DIY akhirnya sampai pada penetapan

Solopos.com, JOGJA –– Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X akhirnya resmi ditetapkan sebagai Wakil Gubernur DIY setelah melalui serangkaian proses penetapan oleh DPRD DIY Senin (25/4/2016).

Rapat paripurna yang digelar di ruang Rapat Paripurna I itu dihadiri puluhan undangan baik dari kalangan anggota dewan maupun sejumlah pekabat di lingkungan DIY. Sejak pukul 19.00 sejumlah hadirin termasuk KGPAA Paku Alam X dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sudah hadir, sidang dimulai satu jam kemudian dengan agenda pembacaan laporan Pansus dan pandangan fraksi-fraksi.

Dalam Rapur Penetapan Wakil Gubernur DIY itu, seluruh fraksi menyatakan persetujuan terhadap hasil kinerja Panitia Khusus Penetapan Wakil Gubernur DIY. Mereka juga menyampaikan sejumlah pesan kepada PA X yang akan segera dilantik sebagai Wakil Gubernur DIY definitif.

Ketua Fraksi PAN Suharwanta mengatakan pihaknya berharap terisinya jabatan Wagub DIY yang sudah beberapa bulan kosong bisa membantu kinerja pemerintah DIT dalam mensejahterakan warganya. Selain itu mereka juga berpesan kepada Gubernur dan Wagub untuk menuntaskan seluruh urusan yang menjadi mandat Undang-Undang Keistimewaan.

“Dari lima urusan keistimewaan saat ini baru dua yang diselesaikan penyusunan Perdaisnya, semoga tiga urusan keistimewaan yang lain, kebudayaan, urusan pertanahan dan tata ruang bisa segera dituntaskan,” kata dia.

Sementara Ketua Fraksi Gerindra Suroyo berharap terisinya jabatan Wagub DIY bisa meningkatkan kinerja kepala daerah di DIY. Sejak KGPAA PA IX mangkat November lalu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bekerja sendiri tanpa wakil. Keberadaan wakil pun dinilai bisa melengkapi fungsi kepala daerah di DIY.

“Semoga kedepan semakin besar peran aktif yang diberikan dalam bidang pembangunan daerah dan kesejahteraan sosial masyarakat,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….