Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) berada di kawasan Jl. Kartini, Wonogiri, Selasa (26/4/2016). Pemkab mengimbau agar para PKL tertib dalam mendirikan lapaknya. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Selasa, 26 April 2016 20:23 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

PENATAAN PKL
Pekan Ini PKL di Wonogiri Ditarget Harus Tertib

Penataan PKL dilakukan Pemkab Wonogiri dengan target pekan ini harus sudah tertib.

Solopos.com, WONOGIRI – Penertiban terhadap kedisiplinan pedagang kaki lima (PKL) di Wonogiri terus dilakukan. Pekan ini para PKL khususnya di wilayah Kecamatan Wonogiri harus menjalan bongkar pasang lapak.

Terkait hal itu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melakukan pemantauan dan sosialisasi. Seperti diketahui pada Selas (12/4/2016) lalu telah ada kesepakatan para pedagang dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri. Selama tidak ada kegiatan berdagang, maka lapak PKL harus bersih dari lokasi berjualan yang sebagian besar mengambil lokasi di trotoar. PKL diberi waktu hingga pekan kedua pasca pertemuannya dengan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Selasa pekan lalu.

“Berarti pekan ini sudah harus dijalankan. Akan kami lihat sampai Rabu [27/4/2016], seperti apa perkembangannya. Beberapa sudah kami beri surat peringatan. Artinya tahapannya sudah kami lalui. Jika tidak diindahkan maka penindakan akan dilakukan,” kata dia kepada wartawan Selasa (26/4/2016).

Sementara pada Selasa siang, sejumlah lapak PKL di kawasan Jl. Kartini yang tidak digunakan untuk berjualan mulai dibongkar pemiliknya. Meskipun ada pula meja dan kursi serta tenda PKL yang masih tertumpuk di trotoar. “Kami berharap para pedagang dapat memahami, agar semua nyaman,” kata dia.

Sebelumnya salah satu pedagang, Pujo, berharap ada solusi dari pemerintah untuk lokasi penyimpanan lapak. “Persoalannya adalah lokasi penyimpanan. Kami berharap ada solusi,” kata dia belum lama ini. Meskipun dari pemerintah berharap para pedagang menyiapkan lokasi penyimpanan lapak secara mandiri.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…