Ilustrasi perampok (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi perampok (JIBI/Solopos/Dok.)
Selasa, 26 April 2016 00:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Pelajar Perempuan Disayat Pria Misterius Saat Pulang Sekolah

Tiga korban semuanya mengalami luka sayat dibagian lengan kanan diduga disayat dengan pisau kecil.

 

 

Solopos.com, JOGJA-Tiga orang perempuan pelajar dan mahasiswi menjadi korban penyayatan seorang pria tidak dikenal di lokasi yang terpisah secara beruntun di wilayah Kecamatan Kotagede dan Umbulharjo. Diduga pelaku adalah pria yang sama.

Tiga korban semuanya mengalami luka sayat dibagian lengan kanan diduga disayat dengan pisau kecil. Informasi yang dihimpun kejadian pertama menimpa Neli Ratna, 18, mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Jalan Pramuka, Umbulharjo, sekitar pukul 12.00 WIB. Sampai Senin sore masih dirawat di Rumah Sakit Hidayatullah.

Kejadian serupa juga dialami Karni, 16, pelajar SMK Berbudi, Giwangan. Warga Pringgolayan, Banguntapan Bantul tiba-tiba disayat pelaku saat pulang sekolah di Jalan Nyi Pembayun, Prenggan, Kotagede, tepatnya depan toko HS Silver. Aksi pelaku sempat terekam kamera pengintau atau CCTV sekitar toko HS, tepat pukul 12.22 WIB.

Beberapa menit kemudian Nadila Eka Rahmawati, 12, pelajar Sekolah D (SD) Negeri Randusari, Kotagede juga disayat dibagian lengan kanan di depan sekolah yang letaknya masih di Jalan Nyi Pembayun.

Kepala Polsek Kotagede Komisaris Polisi HM Suparman mengatakan masih mendalami tiga peristiwa penyayatan tersebut. Ia menduga rentetan tiga kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama. “Kemungkinan pelaku orangnya sama, kami masih mengejarnya,” kata dia.

Kanit Reskrim Polsek Kotagede, Iptu Edi Subekti menjelaskan dua kejadian di Jalan Nyi Pembayun masuk dalam wilayahnya. Sementara satu TKP di Jalan Pramuka masuk wilayah Polsek Umbulharjo. Namun demikian, dari hasil olah TKP dimungkinkan pelaku masih orang yang sama.

Dugaan tersebut, kata Edi, berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi bahwa pelaku di depan toko HS dan depan SD Randusari memiliki kemiripan, dengan ciri-ciri pelaku menggunakan sepeda motor jenis Supra, mengenakan jaket warna biru dongker, helm warna hitam, membawa tas ransel yang dikaitkan di stang motor.

Pihaknya juga mendapat keterangan dari saksi pengendara mobil yang sempat melihat pelaku sejak dari Jalan Pramuka. “Ada saksi melihat pelaku mengacungkan pisau kecil ke arah korban kemudian pelaku melarikan diri,” ujar Edi.

Saksi sempat membuntuti pelaku sampai Lapangan Karang, Prenggan, Kotagede. Namun sampai simpang empat lapangan, kata Edi, pelaku lari ke arah selatan, sementara saksi yang membawa mobil ke arah Timur sehingga kehilangan jejak pelaku.

Edi mengaku kejadian kriminal berupa penyayatan tiba-tiba dengan korban perempuan baru kali pertama di wilayahnya. Ia belum bisa memastikan apakah pelaku mengidap penyakit psikopat atau tidak. “Kejadian siang hari ditengah keramaian, kalau orang normal tidak mungkin berani,” ucap Edi.

Hingga Senin malam, polisi dari Sektor Kotagede dan Sektor Umbulharjo bersama-sama menyebar untuk mengejar pelaku. Sementara ketiga korban menjalani rawat jalan.

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….