HarianJogja/Gigih M. Hanafi KGPAA Paku Alam X melihat taria pitutur jati saat upacara Tingalan Dalem PA X di Bangsal Sewotomo, Puro Pakualaman, Jogja, Selasa (26/4). Paku Alam X merayakan ulang tahun yang ke-55.
Selasa, 26 April 2016 17:20 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Paku Alam X Rayakan Ulang Tahun dalam Diam

Paku Alam X merayakan ulang tahun, Selasa (26/4/2016).

Solopos.com, JOGJA — KGPAA Paku Alam X tak banyak bicara dalam Tingalan Dalem (ulang tahun) di bangsal Sewotomo Selasa (26/4/2016).

Dia hanya sesekali berdiri untuk menyalami undangan yang datang dan para penari sebelum kembali masuk ke Pura Pakualaman.

Upacara tingalan dalem Paku Alam X ini adalah tingalan dalem sang adipati sejak bertahta Januari lalu. Tanggal 18 Rejeb menjadi hari ulang tahunnya yang ke 55. Perayaan formal sebagaimana yang sudah menjadi tradisi di Kadipaten Pakualaman pun digelar untuk memeringatinya.

Upacara peringatan diawali dengan tradisi ngapeman. Setumpuk apem yang sudah disiapkan Pura didoakan di masjid dan dibagikan kepada masyarakat. Acara lalu berlanjut di bangsal Sewotomo.

Di tempat itu, seratusan tamu undangan yang berasal dari kerabat dan warga sekitar serta para abdi dalem Kadipaten Pakualaman sudah berkumpul.

Carik Urusan Panitrapura Pakualaman Mas Riyo Sestrodirjo mengatakan acara kemarin berlangsung cukup sederhana. Paku Alam tak memberikan pernyataan apapun. Dia hanya menyempatkan mewisuda 87 abdi dalem Pakualaman dan menikmati tarian Pitutur Jati dan Tandyo Toyo.

Dalam wisuda itu, 54 abdi dalem baru dilantik. PA X juga meresmikan kenaikan pangkat 33 abdi dalem lain yang sudah lebih lama mengabdi.

“Acaranya sederhana, beliau juga tidak memberikan sambutan,” kata dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…