Ilustrasi tes urine (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi tes urine (JIBI/Solopos/Antara)
Selasa, 26 April 2016 02:20 WIB Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

NARKOBA GUNUNGKIDUL
Darurat narkoba, Polres Gunungkidul Lakukan Tes Urin

Narkoba Gunungkidul diberantas di berbagai bidang.

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-– Sebanyak 261 orang anggota polisi dinyatakan bebas Narkoba usai menjalani pemeriksaan urin yang dilakukan di Polres Gunungkidul. Giat tersebut dilakukan atas kerja sama Polres Gunungkidul dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Pemeriksaan urin awalnya ditargetkan  kepada 300 anggota kepolsian yang ditentukan secara acak, namun  39 anggota lainnya tidak dapat mengikuti tes dikarenakan sedang menjalani penugasan. Tes urin dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya, seusai apel pagi akhirnya satu per satu anggota kepolisian ditunjuk oleh  pimpinan Polres Gunungkidul untuk pengambilan sampel urin.

Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Gunungkidul, Kompol Alal Prasetyo mengungkapkan giat tersebut dilakuan pihak Polres Gunungkidul sebagai usaha untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di ranah kepolisian. Selain itu, hal tersebut dilaksanakan sesuai perintah dari Kapolri terkait dengan pemberantasan narkoba.

“Ini dilakukan sebagai tindakan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. Sehingga kami lakukan kepada anggota yang dipilih secara acak,” kata dia, Senin (26/4/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…