Ilustrasi ciuman (Dailymail) Ilustrasi (Dailymail)
Selasa, 26 April 2016 18:50 WIB Moh Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Sragen Share :

MESUM DI SRAGEN
Pasangan Perangkat Desa Mesum di Sawah Digerebek Warga

Mesum di Sragen dilakukan sepasang perangkat desa.

Solopos.com, SRAGEN — Pasangan oknum perangkat Desa Gading, Kecamatan Tanon, digerebek warga saat berduaan di sebuah gubuk di area persawahan yang sepi pada pukul 03.00 WIB dini hari.

Penggerebekan pasangan laki-laki dan perempuan berinisial SK, 50, dan ID, 40, pada pekan lalu itu menghebohkan warga Desa Gading dan sekitarnya. Hingga Selasa (26/4), penggerebekan dua oknum perangkat desa itu masih menjadi buah bibir warga.

“Peristiwa itu terjadi saat warga sekitar ada yang menggelar tasyakuran dengan menggelar pentas campursari. Banyak pemuda yang bergadang hingga pagi. Saat itu ada pemuda yang melihat sepeda motor yang terparkir di pinggir sawah. Merasa curiga, pemuda itu lantas melapor kepada teman-temannya,” kata salah seorang warga yang keberatan disebutkan namanya saat ditemui Solopos.com di Desa Gading, Selasa (26/4).

Saat digerebek warga, kedua pasangan itu masih berada di dalam gubuk. Warga curiga kedua pasangan tidak resmi itu baru saja melakukan tindakan asusila. Oleh sebab itu, warga membawa pasangan oknum perangkat desa itu ke balai desa untuk dimintai keterangan.

Di hadapan warga, mereka mengakui perbuatan itu didasari perasaan suka-suka. Bahkan, keduanya mengaku sudah lama memadu kasih secara diam-diam.

”Katanya mereka sudah melakukan itu beberapa kali. Sebagai perangkat desa, mereka mestinya bisa menjadi contoh. Bukan malah mencoreng nama baik desa,” ujar warga lainnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa (Kades) Gading Sri Utami membenarkan adanya penggerebekan dua oknum perangkat desa yang diduga telah berbuat asusila itu.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…