Boneka diduga jelmaan bidadari. (Twitter.com)
Selasa, 26 April 2016 22:30 WIB Himawan Ulul/Newswire/JIBI Peristiwa Share :

KISAH MISTERI
Ditemukan Menangis di Laut, "Gadis" Pucat Ini Dianggap Jelmaan Bidadari

Kisah misteri datang dari penemuan gadis diduga jelmaan bidadari.

Solopos.com, BANGGAI LAUT — Warga Bakurun, Banggai Laut, Sulawesi Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok makhluk mirip perempuan cantik dengan mata bulat berkulit pucat. Belakangan, makhluk itu disebut-sebut sebagai gadis jelmaan bidadari.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Selasa (26/4/2016), ada dua versi kisah penemuan gadis bidadari misterius itu. Pertama, gadis itu ditemukan di pantai oleh sekelompok nelayan beberapa hari lalu.

Versi kedua, ada yang menyebut gadis itu muncul bertepatan dengan fenomena gerhana matahari yang terjadi Maret lalu. Saat itu, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras dari arah laut, kemudian sekelompok nelayan menemukan gadis tersebut tengah duduk di karang.

Menariknya dalam dua versi tersebut, disebutkan bahwa gadis “bidadari” itu ketika ditemukan dalam keadaan menangis terisak sambil duduk tanpa busana. Hanya ada sehelai selendang basah berwarna putih yang melingkar di lehernya.

Karena kemunculannya yang mendadak itulah gadis misterius tersebut oleh warga diyakini sebagai anak bidadari. Setelah nelayan membawanya ke rumah seorang warga, gadis itu diberi pakaian lengkap dengan jilbab. Banyak warga yang kemudian mengambil gambar foto gadis misterius itu.

Kapolres Banggai Laut AKBP Heru membenarkan jika di wilayahnya ada rumor gadis anak bidadari. Ia juga membenarkan jika sosok tersebut berada di rumah seorang warga. Tetapi ia menegaskan bahwa sosok yang dimaksud bukanlah manusia.

“Pada Februari 2016 pukul 08.00 Wita salah seorang warga atas nama Fardin pergi ke laut untuk mencari gurita. Sekitar pukul 13.00 Wita, dia mendayung perahunya untuk pindah tempat. Namun sesampainya di salah satu karang dangkal Fardin melihat sesuatu yang menyerupai manusia dan tenggelam,” papar Heru seperti dikutip dari laman Detik.

“Itu ternyata boneka, memang bonekanya polos, boneka silikon terus dibawa ke rumah nelayan dan dikasih baju seperti itu. Sebelum dinyatakan barang hanyut, warga sempat percaya katanya boneka itu adalah penjaga pantai setempat,” imbuhnya.

Heru menambahkan, kemungkinan ada orang iseng yang menyebar isu tidak benar jika boneka itu dipakaikan baju maka akan berubah menjadi anak-anak. Hal itu mirip pada dongeng zaman dahulu tentang makhluk jelmaan.

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…