Harga sayuran yang dijual di Pasar Legi mengalami penurunan seiring panen raya di sejumlah wilayah, Senin (25/4/2016). (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos) Harga sayuran yang dijual di Pasar Legi mengalami penurunan seiring panen raya di sejumlah wilayah, Senin (25/4/2016). (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)
Selasa, 26 April 2016 08:10 WIB Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

KEBUTUHAN POKOK SOLO
Harga Sayuran di Solo Anjlok, Ini Alasannya

Kebutuhan pokok Solo, harga sayuran di pasar tradisional anjlok.

Solopos.com, SOLO–Harga komoditas sayuran di pasar tradisional di Solo anjlok sepekan terakhir. Hal itu lantaran melimpahnya pasokan sayuran karena beberapa daerah sedang panen.

Data yang dihimpun Solopos.com di Pasar Legi Solo, Senin (25/4/2016), sayur labu siam yang semula Rp4.000/kilogram (kg), kini hanya Rp2.500/kg. Tomat yang semula Rp15.000, kini hanya Rp10.000/kg. Sawi putih yang sebelumnya Rp7.000/kg, kini turun menjadi Rp5.000/kg. Sedangkan, seledri yang sebelumnya Rp20.000/kg, kini Rp15.000/kg.

“Harga sayuran banyak yang turun. Ya sudah sekitar sepekan terakhir ini karena pasokannya lagi banyak,” ujar salah satu pedagang Wiwid saat ditemui wartawan di kiosnya yang ada di Pasar Legi, Senin.

Dia memperkirakan penurunan harga itu tidak akan berlangsung lama. Apalagi, anomali cuaca masih terjadi yang membuat kualitas dan produksi sayuran berubah-ubah.

Penurunan harga juga terjadi pada sejumlah kebutuhan pokok lainnya.  Bawang merah yang semula Rp37.000/kg, kini hanya Rp35.000/kg. Bawang putih yang semula Rp32.000/kg, kini turun menjadi Rp30.000/kg. Sedangkan, miri yang semula Rp20.000/kg, kini menjadi Rp17.000/kg.

Salah satu pedagang, Sri Rahayu, menuturkan penurunan harga terjadi karena pasokan melimpah setelah banyak bawang yang berhasil panen. “Pasokan bawang merah sangat banyak karena sedang panen. Penurunan harga jadi bukan karena kemarin harga bahan bakar minyak (BBM) turun,” katanya saat ditemui wartawan di kiosnya, Senin.

Sementara, beberapa komoditas cabai juga mengalami penurunan harga. Cabai rawit putih yang sebelumnya Rp13.000/kg, kini hanya Rp9.000/kg. Cabai merah besar yang semula Rp25.000/kg, kini turun menjadi Rp16.000/kg. Cabai hijau besar yang semula Rp19.000/kg, kini menjadi Rp13.000/kg.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…