Persis Solo (JIBI/Dok/ Persis Solo (JIBI/Dok/
Selasa, 26 April 2016 08:50 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Indonesia Share :

ISC B 2016
Pasoepati Optimistis Wiwid Bawa Persis Juara

ISC B 2016 diwarnai dengan keyakinan pendukung Persis Solo, Pasoepati.

Solopos.com, SOLO – Kembalinya Widyantoro di kursi arsitek Persis Solo menimbulkan optimistis di kalangan kelompok suporter klub berjuluk Laskar Sambernyawa, Pasoepati, dalam menghadapi Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016.

Widyantoro pernah membesut Persis di LPIS pada 2013. Setahun berikutnya pelatih kalahiran Magelang tersebut dipercaya duduk di kursi pelatih Persis mengarungi Divisi Utama 2014. Wiwid membawa Persis tampil meyakinkan. Sayang nasib mereka akhirnya terhenti di babak delapan besar dengan disingkirkan tim kaya-raya Borneo FC.

“Begitu dapat kabar Widyantoro resmi jadi pelatih, saya langsung hubungi beliau, ucapkan selamat datang kembali,” ujar Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, ketika dijumpai Solopos.com, di Balai Persis Solo, Minggu (24/4/2016).

Ginda optimistis Persis bisa berjaya di tangan Wiwid. Ia bahkan yakin Laskar Sambernyawa bisa meraih gelar juara di ISC B yang mulai bergulir, Sabtu (30/4/2016) ini. “Untuk kemampuan Wiwid sudah enggak diragukan lagi,” ujarnya.

Setali tiga uang, Sekjen Pasoepati, Anwar Sanusi, melihat potensi cerah Persis di tangan Wiwid. Namun, ia tetap berharap pelatih ini tetap menerima masukan maupun  kritikan dari beberapa pihak. “Secara pribadi, saya lihat Persis bisa bagus ketika dipegang dua orang, Hanafi [yang membawa Persis promosi dari Divisi I ke Divisi Utama], serta Wiwid dengan permainannya [indah],” jelas Anwar.

Suprapto alias Prapto Koting berharap faktor kecurangan wasit atau pengaturan skor yang biasa disebut  nonteknis tidak terjadi di ISC B nanti. “Sudah menjadi rahasia umum bagaimana pertandingan-pertandingan di sini [Indonesia] dipengarungi faktor nonteknis. Nah apakah ISC B akan sama? Semoga saja tidak,” urainya.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…