Google Glass (Techtimes) Google Glass (Techtimes)
Selasa, 26 April 2016 04:00 WIB Haryo Prabancono/JIBI/Solopos.com Gadget Share :

APLIKASI TERBARU
Peneliti Bikin Aplikasi Khusus Google Glass

Aplikasi terbaru khusus pengguna Google Glass yang memiliki penglihatan terbatas sedang dikembangkan.

Solopos.com, SOLO — Peneliti Gang Luo Schepens Eye Research Institute of Mass G mengembangkan aplikasi terbaru untuk pengguna Google Glass berkebutuhan khusus atau kesulitan melihat.

Sebagaimana dikutip dari Techtimes, Senin (25/4/2016), aplikasi terbaru untuk pengguna berkebutuhan khusus itu nantinya bisa digunakan memproyeksikan dan memperbesar layar ponsel yang terhubung dengan Google Glass.

Menurut Gang Luo, aplikasi terbaru bikinannya nanti bisa mengirim gambar yang ada di ponsel yang terhubung Google Glass. Dengan aplikasi itu pengguna bisa mengatur besar kecilnya gambar yang tecetak di Google Glass.

Beberapa peneliti yang dipimpin Gang Luo saat ini masih mengembangkan aplikasi terbaru khusus Google Glass itu. Nantinya pengguna akan bisa lebih nyaman dan mendapatkan pengalaman baru saat menggunakan aplikasi baru tersebut.

Google memang dikabarkan tengah menggarap generasi kedua kaca mata canggihnya, Google Glass. Teknologi terbaru itu dikabarkan akan dirilis dalam waktu dekat.

Menurut CEO Luxottica, Massimo Vian. Luxottica merupakan produsen kacamata terkenal asal Italia yang telah menjadi partner Google sejak Maret 2014. Perusahaan tersebut juga terlibat dalam produksi OG Google Glass.

Google Glass generasi kedua dikabarkan akan mengusung konsep yang berbeda dari pendahulunya. Teknologi terbaru ini akan sedikit menjauh dari image kaca mata untuk parakutu buku.

Proyek pembuatan generasi kedua Google Glass ini dipimpin Tony Fadell yang merupakan kepala divisi Nest Google. Fadell diharapkan mampu mengambil pengalamannya menjual produk teknologi konsumen di Google, dan menerapkannya ke Google Glass.

Mengenai harga perangkat tersebut, Kepala Divisi Google Glass, Ivy Ross mengatakan Google Glass generasi kedua ini akan lebih murah dari pendahulunya. Seperti diketahui Google Glass sebelumnya dijual dengan harga US$1.500 atau Rp20 jutaan.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…