Halaman Soloraya Harian Umum Solopos edisi Senin, 25 April 2016
Senin, 25 April 2016 09:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

SOLOPOS HARI INI
Razia Pengemis hingga Kerusuhan LP Banceuy

Solopos hari ini memberitakan razia pengemis di CFD Solo hingga kerusuhan LP Banceuy.

Solopos.com, SOLO – Kerusuhan lembaga pemasyarakatan (LP) Banceuy dan razia di car free day (CFD) Solo menjadi berita utama Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (25/4/2016).

Kabar lain, Pelari nasional merajai lomba lari Sritex Run 10K 2016 sepanjang 10 kilometer, Minggu (24/4/2016). Kedua pelari nasional itu yakni M. Amirullah (putra) yang mencatatkan waktu 33 menit 53 detik dan Odekta Naibaho (putri) yang mencatatkan waktu 38 menit 29 detik.

Simak cuplikan berita utama Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin, 25 April 2016;

EVENT OLAHRAGA: Pelari Nasional Rajai Sritex Run

Pelari nasional merajai lomba lari Sritex Run 10K 2016 sepanjang 10 kilometer, Minggu (24/4). Kedua pelari nasional itu yakni M. Amirullah (putra) yang mencatatkan waktu 33 menit 53 detik dan Odekta Naibaho (putri) yang mencatatkan waktu 38 menit 29 detik.

Sritex Run 10K 2016 digelar PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk. untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50. Kegiatan itu diikuti sekitar 4.000 peserta yang terbagi menjadi tiga kategori yakni umum, TNIPolri, dan karyawan PT Sritex.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

PERMASALAHAN SOSIAL: Jangan Manjakan Pengemis

Masyarakat diajak tidak memanjakan pengemis di ruang publik di Kota Solo. Ajakan itu mengemuka setelah Satpol PP dan Linmas menjaring seorang pengemis yang membawa uang tunai Rp4,7 juta, Minggu (24/4).

Sosiolog dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Akhmad Ramdhon mengatakan para pengemis menyerbu area car free day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi Solo lantaran banyaknya aktivitas publik yang berkumpul di satu lokasi. Menurut Ramdhon, cukup sulit melarang pengemis memasuki area CFD lantaran kegiatan publik. Solusi alternatifnya, lanjut Ramdhon, masyarakat harus membangun budaya agar tidak memberi uang kepada para pengemis.

”Itu [CFD] ruang publik, sangat sulit untuk mengusir para pengemis. Nah, solusinya intansi terkait harus melakukan terobosan agar masyarakat memahami larangan memberi uang kepada pengemis,” ujar dia saat dihubungi Espos.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

RAZIA PGOT: Keluarga dan Tetangga Diajak Mengemis

Razia pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT) di Sragen menjaring ”orang-orang lama”. Simak ulasan wartawan Solopos, Tri Rahayu.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

KERUSUHAN LP BANCEUY: Menteri Akui Ada Intimidasi, Keluarga Sebut Luka Tusuk

Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengakui ada intimidasi dari petugas dalam proses penggeledahan atas dugaan transaksi narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Banceuy Bandung.

Yasonna membantah intimidasi itu menjadi penyebab kematian Undang Kosim, 54, yang dimasukkan sel isolasi karena diduga terlibat transaksi narkoba. Dia menyebut Undang tewas karena bunuh diri.

Baca selengkapnya: epaper.solopos.com

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…