Oki Setiana Dewi (Instagram.com)
Senin, 25 April 2016 13:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Issue Share :

PETISI ONLINE
Oki Setiana Dewi Dituntut “Cabut” Gelar Ustazah

Petisi online di laman Change.org menuding Oki Setiana Dewi tak layak disebut ustazah.

Solopos.com, SOLO – Sebuah petisi di laman Change.org mendesak Oki Setiana Dewi untuk menganulir penyebutan Ustazah. Petisi ini menyebutkan setidaknya ada delapan alasan kenapa Oki tak layak disebut Ustazah.

“Stop tayangan yang menayangkan Oki Setiana Dewi dengan penyebutan gelar Ustadzah. Dari sekian banyak kebohongan itu, sungguh sangat tidak pantas orang seperti beliau memberikan kajian agama apalagi menyandang gelar ustadzah,” tulis petisi yang dibuat dengan nama Oki Setiana Dewi itu, Senin 25 April 2016.

Akun yang juga atas nama si artis itu mengungkapkan alasannya tidak menyetujui Oki disebut sebagai ustazah.

“Oki  melakukan pembohongan publik tentang short course (kuliah) lewat jalur mustami’ dan masuk kelas persiapan bahasa di Universitas Ummul Quro. Oki Setiana Dewi tidak pernah kuliah di sana. Ia melakukan intimidasi terhadap masyarakat yang memberikan kritik dengan kata-kata amat sangat tidak pantas,” ujarnya.

Pemeran tokoh Anna di film Ketika Cinta Bertasbih itu pun dianggap masih belum fasih dalam pelafalan hadist dan ayat-ayat yang disampaikan dalam kajiannya.

Wanita kelahiran 13 Januari 1989 itu pun dikritik kerap memamerkan hal yang bersifat duniawi di akun instagram maupun dalam tayangan infotainment.

“Oki selalu meminta fasilitas mewah dan tarif yang mahal untuk melakukan ceramah off air,” katanya.

Tak berhenti sampai di situ, akun ini menuding Oki melakukan plagiat atas karya jilbab dan gamis yang dijualnya. Selain itu, Oki dituding memakai ghost writer untuk menulis buku-buku yang ditulisnya.

“Dari sekian banyak kebohongan itu, sungguh sangat tidak pantas orang seperti beliau memberikan kajian agama apalagi menyandang gelar ustadzah,” tutupnya.

Petisi ini dikirimkan ke akun Instagram pribadi Oki Setiana Dewi, Universitas Ummul Quro Mekah, dan Islam itu Indah. Akun ini bahkan menyertakan nomor telepon yang dapat dihubungi.

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…