Bupati Pacitan, Indartato, meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Dusun Tawang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, Kamis (21/4/2016). (pacitankab.go.id)
Senin, 25 April 2016 21:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PERIKANAN PACITAN
1.500 Perahu Nelayan Penuhi Laut Pacitan, Begini Kata Bupati

Nelayan Pacitan, jumlah perahu nelayan yang melaut di laut Pacitan selama ini sebanyak 1.500 unit.

Solopos.com, PACITAN — Pemerintah Kabupaten Pacitan mencatat perahu nelayan yang selama ini berada di lautan wilayah Pacitan sebanyak 1.500 unit. Perahu milik nelayan ini setiap hari mencari ikan di laut Pacitan.

Bupati Pacitan, Indartato, mengatakan jumlah perahu nelayan yang tercatat sebanyak 1.500 unit itu belum termasuk perahu nelayan dari luar Pacitan yang melepas jangkar di pelabuhan yang ada di Pacitan. Jumlah perahu nelayan ini mengindikasikan sumber daya alam di laut Pacitan sangat besar.

Indartato menyampaikan beberapa waktu lalu Pacitan kedatangan lebih dari 400 perahu nelayan dari luar daerah atau nelayan andon. Mereka datang ke laut Pacitan karena melihat potensi ikan yang luar biasa banyaknya.

Dia menegaskan dalam mencari ikan nelayan tidak boleh menggunakan cara-cara ilegal dan merusak laut. Hal ini supaya kelestarian alam dan kekayaan laut Pacitan tetap terjaga dengan baik.

“Meski saat ini banyak nelayan dari luar daerah yang mencari ikan di laut Pacitan, saya berharap nelayan Pacitan mampu bersaing dengan mereka. Pemkab Pacitan tetap akan mengutamakan keberadaan nelayan lokal,” kata dia saat meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Dusun Tawang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kamis (21/4/2016).

Menurut dia, kekayaan laut Pacitan sangat besar sehingga mampu menyedot perhatian nelayan dari luar daerah. Kondisi ini membuat pelabuhan penangkap ikan (PPI) Tamperan selalu dipenuhi perahu yang sedang berlabuh.

Indartato berharap sumber kekayaan alam tersebut bisa dimanfaatkan maksimal untuk kemakmuran masyarakat. Namun, dia mengingatkan supaya nelayan juga bisa menjaga kelestarian alam di laut Pacitan.

“Keberadaan SPBN ini merupakan salah satu bukti bahwa potensi bahari di Pacitan berkembang dengan pesat,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman pacitankab.go.id, Minggu (24/4/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…