Ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S) Ilustrasi. (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S)
Senin, 25 April 2016 03:40 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Pengklik Berdayakan Keluarga Nelayan

Wisata berperahu dan warung makan terapung itu kini beromzet puluhan juta rupiah.

 

 

Solopos.com, BANTUL- Objek wisata Pengklik di Pantai Samas, Srigading, Sanden, Bantul kini menjadi model pemberdayaan terhadap warga melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Wisata berperahu dan warung makan terapung itu kini beromzet puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Srigading, Sanden Wahyu Widodo mengatakan, objek wisata Pengklik kini menjadi BUMDes yang menyumbang pendapatan bagi desa. Selain menambah penghasilan desa, keberadaan objek wisata baru tersebut kini ikut menyerap tenaga kerja dari warga setempat.

Objek wisata berperahu di laguna Samas itu kini mempekerjakan 12 orang warga desa. Sebagian merupakan isteri-isteri nelayan. “Ini untuk menambah penghasilan keluarga nelayan. Saat suami mereka bekerja melaut, isterinya bekerja di dapur rumah makan di Pengklik,” kata Wahyu Widodo, Minggu (24/4/2016).

Ia berharap, keberadaan usaha milik desa tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan Pantai Samas. Meski diakuinya, gaji untuk pekerja saat ini belum mencapai Upah Minimum Kabupaten (UMK). “Tapi kami targetkan dalam waktu tujuh hingga delapan bulan nanti, gaji pekerja harus sudah mencapai UMK,” imbuhnya.

Saat ini Wahyu mengklaim, kunjungan wisata ke Pengklik terus bertambah. Saat akhir pekkan, jumlah pengunjung mencapai hingga 500 orang. “Jumlah wisatawan terus naik apalagi saat akhir pekan,” tuturnya lagi.

Ia mengklaim omzet warung makan berupa gazebo apung dan ruang pertemuan mencapai puluhan juta rupiah per bulan. Belum termasuk omzet dari sewa perahu dan parkir kendaraan.

Pemerintah Desa kini berencana menambah fasilitas di objek wisata seperti memperbesar kapasitas ruang pertemuan. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan korporasi maupun lembaga pemerintah yang ingin menggelar pertemuan sekaligus dapat berwisata di laguna maupun Pantai Samas.

Ditambahkannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudji Astuti juga dijadwalkan berkunjung ke Pengklik, Samas pada Mei. Pemerintah Pusat ingin meninjau progres pembangunan objek wisata tersebut, karena sebagian pembangunan menggunakan dana bantuan dari Pusat.

Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bantul Suprianto sebelumnya mengatakan, tiap desa di Bantul dapat mendirikan BUMDes sesuai potensi masing-masing desa. Ia mencontohkan, potensi wisata di suatu desa dapat menjadi unit usaha BUMDes. “Jadi BUMDes itu tidak hanya bergerak di usaha simpan pinjam, tapi ada banyak potensi lain,” papar dia.

PT. SAGO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…