Seorang mahasiswa dihukum menyalin emoticon. (Istimewa) Seorang mahasiswa dihukum menyalin emoticon. (Istimewa)
Senin, 25 April 2016 13:30 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

KISAH UNIK
Telat, Mahasiwa Dihukum Salin Ribuan Emoticon di Kertas

Kisah unik muncul di Universitas Sains dan Teknologi Elektronik Chengdu.

Solopos.com, BEIJING – Gaya eksentrik diperlihatkan seorang pengajar di Universitas Sains dan Teknologi Elektronik Chengdu. Dosen yang juga seorang professor ini punya cara unik menghukum mahasiswanya.

Profesor ini menyuruh siswanya menyalin ribuan emoticon setiapkali mereka terlambat. Para mahasiswa diwajibkan menulis di kertas setiap kali melakukan kesalahan.

Dilansir Shanghaiist, Selasa (25/4/2016), beberapa foto mahasiswa yang sedang menjalani hukuman menggambar emoticon sebanyak 1.000 kali telah menjadi viral di Tiongkok, pekan ini.

Foto tersebut menunjukkan, seorang mahasiswa tampak sedang menyalin ulang gambar emoticon yang sudah ia gambar di kertas.

Beberapa netizen menertawakan karena hukuman bagi mahasiswa ini sangat menggelikan. Sementara itu ada juga yang menganggap hukuman ini kejam, konyol dan sia-sia.
Seorang netizen menulis, terkadang hukuman akibat terlambat datang ke kelas bisa menjadi lebih buruk. Mereka dihukum menulis kata “Biang” dalam huruf Tiongkok sebanyak 1.000 kali.

Para mahasiswa kini takut mendapatkan hukuman ini akibat tidak waktu datang ke kelas.

lowongan pekerjaan
PT. SARANA SURAKARTA VENTURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komodifikasi Hoaks

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Berita tentang Saracen, kelompok yang diduga sebagai salah satu pelaku penyebarluasan konten…