Petugas memadamkan api di toko elektronik Jupiter Jl Duwet Raya Karangaasem Solo Minggu (24/4/2016). (Septina A/JIBI/Solopos.com) Petugas memadamkan api di toko elektronik Jupiter Jl Duwet Raya Karangaasem Solo Minggu (24/4/2016). (Septina A/JIBI/Solopos.com)
Senin, 25 April 2016 00:12 WIB Bony EW/JIBI/Solopos Solo Share :

KEBAKARAN SOLO
Kerugian Kebakaran Toko Elektronik Dekat Assalaam Capai Rp1 Miliar

Kebakaran Solo menimpa toko elektroni di dekat Ponpes Assalaam yang berbatasan dengan Pabelan Sukoharjo.

Solopos.com, SOLO – Kebakaran hebat meludeskan toko elektronik Jupiter, tepatnya di sekitar pondok pesantren (Ponpes) Assalam, Kecamatan Karangasem, Kota Solo, Minggu (24/4/2016) sekitar pukul 21.00 WIB. Kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir lebih dari Rp1 miliar.

Sebelumnya diberitakan toko Jupiter di Jl Duwet Raya masuk wilayah Pabelan Sukoharjo karena letaknya berdekatan dengan Ponpes Assalaam Pabelan Sukoharjo.

Baca:
Kebakaran Sukoharjo: Toko Elektronik Terbakar
Kebakaran Sukoharjo: Karyawan Lompat dari Lantai II

Pantauan Solopos.com di  lokasi kejadian, Minggu malam, kepulan asap hitam membumbung tinggi dari dalam toko elektronik. Kala itu, pemilik toko beserta beberapa karyawannya terjebak di dalam bangunan toko berlantai dua tersebut. Mereka terpaksa melompat melalui jendela toko dengan pertolongan warga setempat.

Tak berapa lama kemudian, beberapa unit mobil pemadam kebakaran (damkar) mendatangi lokasi kejadian. Para petugas damkar kesulitan memadamkan kobaran api lantaran pintu toko elektronik terkunci rapat. Mereka berhasil masuk dan memadaman kobaran api dengan mencongkel pintu toko.

Pemilik toko elektronik Jupiter, Udin, mengatakan saat kejadian, toko telah tutup lantaran sudah malam. Kobaran api kali pertama diketahui oleh karyawannya yang melihat kepulan asap dari lantai I. Kobaran api langsung menyambar seisi toko yang berisi berbagai barang elektronik seperti televisi dan kipas.

Dia menaksir kerugian material akibat kebakaran itu lebih dari Rp1 miliar. “Nilai barang elektronik yang ludes terbakar saja sekitar Rp1 miliar. Kalau dihitung sama bangunan yang rusak ya lebih dari segitu [Rp1 miliar],” papar dia.

Sedikitnya tujuh unit mobil damkar yang berupaya memadamkan si jago merah. Ketujuh unit mobil damkar itu berasal dari Kabupaten Sukoharjo, Kota Solo, Kabupaten Boyolali dan Bakorwil II Jawa Tengah. “Tahu-tahu asap hitam sudah mengepul dan keluar dari lubang ventilasi udara,” ujar seorang saksi mata, Warno, 43.

y Hingga berita ini, petugas damkar gabungan masih berupaya memadamkan sisa-sisa kobaran api di sekitar lokasi kejadian. Mereka masih berada di lokasi kebakaran guna memastikan hingga kobaran api benar-benar padam.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…