Jalan AM Sangaji Jogja pecah aspal usai hujan deras, Rabu (23/3/2016). (Gilang jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 25 April 2016 12:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

JALAN RUSAK
31 Kilometer Jalan di Jogja Rusak

Jalan rusak di Jogja mencapai 31 kilometer

Solopos.com, JOGJA-Dinas Permukiman, Sarana dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja mencatat ada 31 kilometer dari total 247 kilometer panjang jalan di Kota Jogja dalam kondisi rusak.

Selain itu, sepanjang 71 kilometer dalam kondisi sedang, dan 147 kilometer dalam kondisi baik. Saat ini dana perbaikan jalan sudah mulai tahap lelang.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Kimpraswil Kota Jogja, Sigit Setiawan mengklaim kerusakan jalan hanya sebatas berlubang di beberapa titik yang jalur lintas dalam Kota Jogja, tidak ada kerusakan parah yang diakibatkan karena konstruksi bangunan jalan.

“Yang rusak parah biasanya karena dampak dari proyek lain seperti adanya galian pipa, saluran drainase,” ujar dia, Minggu (24/4/2016).

Misalnya, jalan ambles di Jalan KH Ahmad Dahlan, Serangan, Ngampilan yang terjadi saat hujan lebat ada 25 Maret lalu. Kemudian jalan retak di Jalan AM Sangaji juga diakibatkan karena saluran air, dan genangan yang terjadi setiap kali hujan di Jalan Kusumanegara tepatnya depan kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Menurut Sigit, jika ada galian atau pembangunan drainase, idelanya sebelum diaspal ulang harus menunggu pemadatan minimal sepekan namun hal itu terkadang dikomplain oleh masyarakat karena dampak kemacetan jika menutup jalan terlalu lama. Sebagai jalan tengah, pihaknya terpaksa harus mempercepat pembangunan jalan, dan memperbaikinya dikemudian hari.

Sigit menambahkan, pemerilaharaan jalan dilakukan melalui sewa kelola atau penunjukan langsung untuk perbaikan yang sifatnya kecil dengan anggaran maksimal Rp200 juta. Sementara lebih dari Rp200 juta pemeliharaan dilakukan melalui lelang.

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…