Konflik - Ilustrasi (britishcouncil.org) Ilustrasi (britishcouncil.org)
Senin, 25 April 2016 18:00 WIB Lavinda/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Insiden Tolikara Telan 1 Korban Jiwa, 32 Luka-Luka

Insiden Tolikara meletus sejak 9 April lalu dan menelan 1 korban jiwa dan puluhan luka-luka.

Solopos.com, JAKARTA — Sebanyak satu orang meninggal dunia dan 32 lainnya mengalami luka akibat terjadinya konflik sosial di Distrik Gika dan Distrik Panaga, Tolikara, Papua, sejak 9 April 2016 hingga Minggu (24/4/2016).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan konflik sosial terjadi karena persoalan pembagian bantuan dana respect yang dinilai tidak adil antardistrik. “Tercatat satu orang meninggal dunia, 17 orang luka berat dan 15 orang luka ringan,” sebutnya dalam keterangan tertulis, Minggu (24/4/2016).

Kerugian materi yang ada mencapai 95 unit rumah terbakar, terjadi pula kerusakan pertanian, penjarahan ternak dan kehilangan harta benda.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tolikara, SKPD, TNI dan Polri telah berada di lokasi konflik dan melakukan pendamaian antara kedua belah pihak. Namun konflik masih berlangsung antar kedua belah pihak.

Menurut Sutopo, masyarakat banyak yang mengungsi ke distrik lain. BPBD Tolikara mengalami sejumlah kendala dalam melakukan pertolongan dan memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Salah satunya, kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau daerah konflik karena medan yanh sangat berat.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…