Kegiatan ini juga dihadiri oleh Walikota Jogja Haryadi Suyuti menebar ikan di Sungai Gajah Wong dalam peringatan Hari Bumi, pada Minggu (24/4/2016). (Foto istimewa) Kegiatan ini juga dihadiri oleh Walikota Jogja Haryadi Suyuti menebar ikan di Sungai Gajah Wong dalam peringatan Hari Bumi, pada Minggu (24/4/2016). (Foto istimewa)
Senin, 25 April 2016 14:20 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

HARI BUMI
Pecinta Alam SMA N 10 Jogja Menebar Bibit Ikan di Sungai Gajah Wong

Hari Bumi diperingati pecinta alam SMAN 10 Jogja dengan menebar bibit ikan

Solopos.com, JOGJA-Pelajar Pecinta Alam Bhineka Pancanaka (Pepala Bhipa) Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Jogja menebar 3.000 bibit ikan di Sungai Gajah Wong, Tegalgendu, Kotagede, pada Minggu (24/4/2016).

Hal tersebut menjadi salah satu upaya siswa untuk mengembalikan ekosistem sungai, sekaligus memperingati Hari Bumi dan Hari Ulang Tahun ke-31 Pepala Bhipa.

Prawarga Pepala Bhipa SMA N 10 Jogja Anna Pradipta mengatakan, sejauh ini Sungai Gajah Wong diketahui memiliki kondisi yang sangat kotor dan penuh sampah, sehingga lingkungan di sungai tersebut perlu dilakukan penyehatan dan pengembalian kondisi sungai menjadi lebih bersih agar kembali seperti alami.

Karena apabila sungai kembali bersih, maka masyarakat sekitar juga dapat memanfaatkan sungai tersebut.

“Kami memilih mengadakan kegiatan di Sungai Gajah Wong karena selama ini Sungai Gajah Wong jarang sekali disentuh, sedangkan kalau di Sungai Code banyak program pemulihan sungai,” terangnya, Senin (25/4/2016).

Sementara itu Sekretaris Pepala Bhipa Dewi Murti Wijayanti menjelaskan, beberapa jenis ikan yang disebar yakni lele dan nila, selain bibit ikan, di sepanjang satu kilometer sekitar sungai juga ditanam sejumlah bibit tanaman produktif, serta pemasangan imbauan menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar.

Dewi menambahkan, kegiatan yang juga diikuti oleh ratusan warga sekitar dan puluhan siswa SMA N 10 Jogja itu ingin menunjukkan bahwa seorang anak Pecinta Alam bukan sekedar organisasi yang berisi kumpulan anak-anak yang suka naik gunung, melainkan juga peduli lingkungan dan mau turun langsung melakukan apa yang mereka bisa berikan kepada lingkungan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Walikota Jogja Haryadi Suyuti dan didukung oleh Dinas Ketertiban, Linmas setempat, serta Badan Lingkungan Hidup Kota Jogja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Istimewa Yogyakarta.

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…