Ilustrasi Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Dok/JIBI/Bisnis)
Senin, 25 April 2016 10:45 WIB Renat Sofie Andriani/JIBI/Solopos.com Ekonomi Share :

BURSA SAHAM
Pasar Wait and See, IHSG Bergerak Melemah

Bursa saham mencatat pelemahan IHSG pagi ini.

Solopos.com, SOLO – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada melemah di awal perdagangan hari ini, Senin (25/4/2016), setelah sempat dibuka di zona hijau

IHSG dibuka naik 0,12% atau 5,67 poin ke level 4.920,40 dan berbalik melemah walau tipis sebesar 0,02% atau 1,05 poin ke 4.913,69 pada pukul 09.06 WIB.Pelemahan menebal pada pk. 09.30 WIB, IHSG turun 0,24% atau 12,04 poin ke 4.902,7.

Sebanyak 19 saham bergerak menguat, 10 saham bergerak melemah, dan 498 saham stagnan dari 527 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona merah dengan tekanan utama oleh sektor konsumer yang turun 0,44%, sektor finansial yang melemah 0,30%, dan sektor properti dengan 0,12%.

Menurut Analis PT Koneksi Kapital Alfred Nainggolan, indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak mixed lantaran investor mengambil posisi wait and see setelah pekan lalu menembus level resisten 4.900.

Pekan ini, IHSG diproyeksi akan bergerak mixed lantaran investor masih menunggu kejelasan ekspektasi terhadap kinerja emiten kuartal I/2016. Investor dinilai menunggu waktu yang tepat untuk masuk ke pasar modal Indonesia.

“Pekan ini masih wait and see. Pasar Indonesia sudah confirm, tapi mungkin sektor sudahconfirm juga, hanya emitennya yang masih belum confirm. Lihat kinerja kuartal I/2016,” tuturnya kepada Bisnis.com, Minggu (24/4/2016).

Pada saat bersamaan, isu global yang selalu menghantui pasar modal di negara-negara berkembang yakni rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve. Kepastian The Fed untuk menaikkan Fed Fund Rate (FFR) pada akhir kuartal II atau awal kuartal III tahun ini menjadi pelebur sentimen negatif.

Berbanding terbalik dengan pelemahan IHSG di awal perdagangan, indeks Bisnis27 dibuka naik 0,37% atau 1,58 poin ke level 427,32 dan terus menguat sebesar 0,09% atau 0,38 poin ke level 426,12 pada pkl. 09.07 WIB.

Sementara itu, rupiah masih terpantau melemah sebesar 0,24% atau 32 poin ke 13.226 per dolar AS.

Saham-saham penekan IHSG pada awal perdagangan:

UNVR-1,17%
BBRI-0,46%
GGRM-0,75%
BBCA-0,19%

Saham-saham pendorong IHSG pada awal perdagangan:

TLKM+1,76%
ASII+1,36%
CPIN+1,10%
SMGR+0,71%

Sumber: Bloomberg

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…