ilustrasi (cariduitinternet.com)
Senin, 25 April 2016 01:40 WIB Mayang Lestari/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Berantas Rentenir, Patuk Lakukan Simpan Pinjam Perempuan

Pemerintah Kecamatan Patuk, Gunungkidul membentuk Koperasi Simpan Pinjam Perempuan untuk menjauhkan warganya dari lintah darat.

 

 

Solopos.com, PATUK-Di daerah yang masih memiliki tingkat ekonomi yang rendah, membuat keberadaan rentenir semakin merajalela. Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Patuk, Gunungkidul membentuk Koperasi Simpan Pinjam Perempuan untuk menjauhkan warganya dari lintah darat.

Rentenir dapat dengan mudah masuk dalam kehidupan masyarakat yang berekonomi menengah ke bawah dan dianggap sebagai penolong. Pasalnya system simpan pinjam pada rentenir tidak memiliki waktu yang terikat dan sangat mudah tanpa melalui syarat yang menyulitkan. Namun hal tersebut berdampak negative di kehidupan masyarakat. Pinjaman tersebut tidak membuat masyarakat produktif. Uang yang dipinjam dari rentenir hanya untuk kebutuhan sesaat dan mendesak.

Petugas UPK Patuk, Suprapti Purnaminingsih, mengungkapkan Kecamatan Patuk berusaha untuk memerangi hal tersebut dengan cara memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menutup akses pinjam meminjam kepada rentenir. Melalui Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yang mayoritas pengurusnya ialah warga local, berusaha untuk merangkul masyarakat agar melakukan sim,mpan pinjam di UPK. Keberadaan petugas local akan membuat warga, khususnya warga Patuk merasa memiliki kedekatan, sehingga nyaman dalam berkomunikasi.

“UPK bersikap cair kepada masyarakat, sehingga tidak ada pembatasan, terkait dengan permasalahan keuangan. Nanti bias disampaikan kepada UPK,” kata dia,

UPK menjadi asset kecamatan untuk meberikan pelayanan simpan pinjam kepada masyarakat hanya dengan modal foto copy KTP milik warga. Warga dapat melakukan pinjaman kepada UPK hanya dengan bermodal FC KTP saja.

“Hal tersebut akan membantu masyarakat kecil yang tidak bisa mengakses perbankan yang dituntut melengkapi persyaratan dalam peminjaman,” kata Suprapti.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…