Wakil presiden RI, Jusuf Kalla beserta rombongan mengunjungi sejumlah stan yang ada di lokasi pelaksanaan peringatan Hari Otonomi Daerah XX di Alun-Alun Wates pada Senin (25/4/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Wakil presiden RI, Jusuf Kalla beserta rombongan mengunjungi sejumlah stan yang ada di lokasi pelaksanaan peringatan Hari Otonomi Daerah XX di Alun-Alun Wates pada Senin (25/4/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 25 April 2016 20:20 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

BEDAH RUMAH
Mendagri Puji Program Bedah Rumah Kulonprogo

Bedah rumah di Kulonprogo mendapatkan apresiasi dari Mendagri

Solopos.com, KULONPROGO- Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengapresiasii program bedah rumah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Hal itu diungkapkan Tjahjo Kumolo saat peringatan Hari Otonomi Daerah XX di Alun-Alun Wates, Senin (25/4/2016).

Daripada itu, Tjahjo juga menyatakan bahwa Kulonprogo menjadi istimewa karean program Bedah Rumah yang tanpa menggunakan dana APBN.

Hal ini menjadi gambaran sifat gotong royong yang mampu menggerakkan masyarakat untuk menciptakan kesejahteraan. “Inovasi menjadi unggul di antara 514 daerah lainnya,” ujar Tjahjo.

Pada kesempatan itu, diberikan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha untuk pemerintah daerah yang selama 3 tahun berstatus kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah kepada Kabupaten Kulonprogo, Pemkab Pasaman, Pemkot Semarang dan Pemkot Probolinggo.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan memang ada keinginan untuk mewujudkan kemandirian di daerah. Penghargaan yang diterima Kulonprogo sendiri dianggap untuk menjadi dorongan guna meningkatkan layanan masyarakat.

“Kita mulai inovasi yang sederhana tapi bisa dimulai sekarang,” ujarnya.

Kulonprogo sendiri masuk dalam 10 besar hasil penilaian EKPPD selama tahun 2013-2015 antara lain untuk bidang kesehatan, pendidikan, keuangan, dan akuntabilitas publik.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…