Panorama Telaga Ngebel, Ponorogo. (Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com) Panorama Telaga Ngebel, Ponorogo. (Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com)
Minggu, 24 April 2016 07:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

WISATA PONOROGO
249.294 Wisatawan Serbu Ponorogo Sepanjang 2015

Wisata Ponorogo, kunjungan wisatawan di Ponorogo pada tahun 2015 sebanyaj 249.294 orang.

Solopos.com, PONOROGO – Wisatawan yang datang ke Ponorogo selama 2015 mencapai 249.294 orang. Rinciannya, wisatawan lokal sebanyak 249.229 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 65 orang.

Kasi Promosi dan Informasi Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, Farida Nur Aini, mengatakan angka tersebut mengacu pada wisatawan yang tercatat pemerintah dan mengunjungi sejumlah tempat wisata dan agenda budaya yang ada di Ponorogo.

Ada lima objek wisata dan dua agenda budaya yang didatangi wisatawan yaitu Makam Batoro Katong, Telaga Ngebel, Taman Wisata Ngembag, Masjid Tegalsari, Air Terjun Pletuk, Pergelaran Reog Mini, dan Grebeg Suro.

Farida menyampaikan selama 2015 tempat wisata paling banyak dikunjungi yaitu Telaga Ngebel dengan jumlah wisatawan 76.464 orang. Selanjutnya, tempat wisata paling banyak dikunjungi yaitu Masjid Tegalsari dengan jumlah wisatawan 62.725 orang.

Sedangkan tempat wisata paling sedikit dikunjungi wisatawan yaitu Air Terjun Pletuk dengan jumlah wisatawan 1.170 orang.

“Sampai saat ini memang Telaga Ngebel masih menjadi ikon wisata di Ponorogo, sehingga paling banyak wisatawan ya mengunjungi Telaga Ngebel. Sedangkan untuk Masjid Tegalsari merupakan objek wisata religi yang paling banyak dikunjungi wisatawan,” jelas dia kepada Madiunpos.com, Jumat (22/4/2016).

Farida menambahkan saat ini Pemkab Ponorogo masih melakukan perbaikan fasilitas dan akses penunjang di sejumlah tempat wisata yang ada. Hal ini karena ada beberapa objek yang kondisi akses jalan dan fasilitasnya kurang baik.

Dia menjelaskan pada tahun 2016 Pemkab Ponorogo tidak menentukan target tingkat kunjungan wisatawan.

Pemkab Ponorogo masih mengandalkan event-event budaya seperti Grebeg Suro yang biasanya diikuti Festival Reog Nasional dan Reog Mini untuk menarik minat wisatawan.

“Kami juga gencar melakukan promosi yaitu melalui promosi di berbagai kegiatan, penyebaran brosur yang berisi profil tempat wisata, penyebaran informasi lewat website, dan lainnya,” jelas Farida.

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…