Winglet pada Aprila RS-GP Stafan Bradl. (Motorsport.com)
Minggu, 24 April 2016 23:00 WIB Himawan Ulul/JIBI/Solopos.com/Newswire Roda 2 Share :

MOTOGP 2016
Motor Aprila dan Suzuki Ikut Pakai Winglet

Motogp 2016 diwarnai tren penggunaan sayap tambahan pada motor.

Solopos.com, JEREZ – Tren penggunaan komponen sayap tambahan atau winglet pada fairing motor kian ramai di Motogp 2016. Setelah Yamaha dan Ducati, kini Suzuki dan Aprilia memutuskan untuk melakukan hal yang sama.

Winglet pada motor GSX-RR diketahui setelah tim Suzuki Ecstar memposting foto terbarunya di halaman Facebook, Jumat (22/4/2016). Komponen tersebut terpasang pada unit dengan nomor 41 yang tidak lain merupakan tunggangan pembalap Aleix Espargaro.

Dibandingkan dengan Yamaha M1 dan Ducati GP16, winglet pada Suzuki GSX-RR sedikit berbeda. Bentuknya lurus, cenderung lebih pendek, serta posisinya tampak menggantung ke bawah dan tidak segaris dengan lekukan atas fairing.

Sementara Aprilia Gresini, tim pabrikan asal Italia itu sudah memasang winglet pada motor RS-GP tunggangan Stefan Bradl. Ketimbang Suzuki, pada RS-GP bentuknya lebih menyerupai milik Yamaha.

Penampakan winglet pada Suzuki GSX-RR Aleix Espargaro.

Penampakan winglet pada Suzuki GSX-RR Aleix Espargaro.

Dilaporkan laman Motorsport, komponen penambah aerodinamika dan gaya down force itu sudah digunakan Bradl dalam sesi latihan bebas (free practice) di sirkuit Jerez, Spanyol. Selain winglet, Aprila juga melakukan sejumlah pembaruan pada sasis dan sistem elektronik motor.

Dengan ikutnya Aprila dan Suzuki, itu berarti semua motor tim pabrikan di Motogp 2016 sudah mencicipi winglet, kecuali RC213V gacoan Marc Marquez dan Dani Pedrosa dari tim Repsol Honda.

Meski tidak dilarang, penggunaan winglet cukup kontroversial. Beberapa pembalap yang menentang adalah Pedrosa dan Carl Crutchlow. Mereka menyebut winglet berbahaya dan berpotensi melukai, terutama ketika akan posisi overtake di tikungan.

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…