Api terlihat di dalam toko elektronik Jupiter Jl Duwet Raya Pabelan Sukoharjo, Minggu (24/4/2016). (Septina A/JIBI/Solopos.com) Api terlihat di dalam toko elektronik Jupiter Jl Duwet Raya Pabelan Sukoharjo, Minggu (24/4/2016). (Septina A/JIBI/Solopos.com)
Minggu, 24 April 2016 22:28 WIB Septina A/JIBI/Solopos.com Sukoharjo Share :

KEBAKARAN SUKOHARJO
Toko Elektronik dekat Ponpes Assalaam Kobong, Karyawan Selamat Setelah Lompat dari Lantai II

Kebakaran Sukoharjo menimpa toko elektronik dekat pertigaan Ponpes Assalaam Pabelan Kartasura, Sukoharjo.

Solopos.com, SUKOHARJO — Kebakaran Sukoharjo yang terjadi di toko elektronik Jupiter, sekitar 100-200 meter dari pertigaan Ponpes Assalaam Pabelan Kartasura, Sukoharjo, Minggu (24/4/2016) hingga pukul 22.20 WIB belum berhasil dipadamkan.

Api terlihat di dalam toko elektronik Jupiter Jl Duwet Raya Pabelan Sukoharjo, Minggu (24/4/2016). (Septina A/JIBI/Solopos.com)

Api terlihat di dalam toko elektronik Jupiter Jl Duwet Raya Pabelan Sukoharjo, Minggu (24/4/2016). (Septina A/JIBI/Solopos.com)

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran telah tiba di lokasi. Masing-masing mobil pemadam kebakaran dari Solo, Bakorwil Jateng dan Boyolali.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, sebanyak empat orang karyawan yang terjebak di toko tersebut berhasil selamat setelah beberapa di antaranya lompat dari lantai II toko tersebut.

Kebakaran tersebut mengundang ratusan warga. Sebagaimana diketahui di deret toko elektronik Jupiter berjejer ruko-ruko dengan aneka rupa dagangan. Di antaranya aksesoris handphone, babershop, warung makan dan lainnya. Kawasan tersebut merupakan kawasan yang berdekatan dengan kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…