Ilustrasi (Istimewa/Reuters)
Minggu, 24 April 2016 15:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

JUDI TOGEL
Lagi, 2 Kasus Judi Terungkap di Sleman

Judi togel menjadi incaran aparat kepolisian di Sleman

Solopos.com, SLEMAN – Aparat Polsek Gamping dan Prambanan mengamankan pelaku judi jenis togel.

Kapolsek Prambanan Kompol Yurianto menjelaskan, pihaknya menangkap dua pengecer togel pada Jumat (22/4/2016) malam. Keduanya berinisial HS, 50, warga Dusun Serut, Madurejo, Prambanan.

Di rumah HS pihaknya menyita sebuah ponsel, rekapan nomor dan uang tunai Rp10.000 dari pembeli. Selain HS, Polsek Prambanan, 46, warga Grogol, Sumberharjo, Prambanan dengan barang bukti ponsel, bolpoin, empat eksemplar buku tulis rekapan isi dan uang tunai Rp81.000.

“Kami mendapatkan info dari msyarakat adanya penjualan judi togel. Setelah kita cek ternyata benar, Iptu Nunung dan Aiptu Agus melakukan penggerebekan di dua TKP itu,” ungkapnya, Sabtu (23/4/2016).

Hal yang sama juga dilakukan Polsek Gamping. Dua orang pelaku judi togel ditangkap saat melakukan transaksi di Dusun Ngaran, Balecatur. Keduanya berinisial PR, 30 dan ATP, 29, yang sama-sama warga Dusun Ngaran, Balecatur. “Transaksi dia pakai ponsel, kita amankan uang tunai Rp30.000 dan ponsel yang digunakan,” terang Kapolsek Gamping Kompol Agus Zaenudin.

Selain keduanya seorang warga berinisial HR, 43 ditangkap di Dusun Sukunan, Banyuraden, Gamping. Ia diketahui merupakan pengecer togel yang juga menggunakan ponsel dalam melakukan transaksi. Para pelaku perjudian itu kini ditahan di Polsek masing-masing dengan jeratan Pasal 303 KUHP.

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…