Cahyani Sri Afitri bersama puluhan ibu yang tergabung dalam Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) DIY melakukan aksi menyusui menyusui bayi serentak di halaman Museum Benteng Vredeburg, Minggu (24/4/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja) Cahyani Sri Afitri bersama puluhan ibu yang tergabung dalam Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) DIY melakukan aksi menyusui menyusui bayi serentak di halaman Museum Benteng Vredeburg, Minggu (24/4/2016). (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)
Minggu, 24 April 2016 21:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

GERAKAN IBU MENYUSUI
Puluhan Ibu Menyusui Anaknya Serentak di Benteng Vredeburg

Gerakan ibu menyusui dilakukan 30 perempuan serentak di Benteng Vredeburg

Solopos.com, JOGJA-Sebanyak 30 ibu menyusui yang tergabung dalam Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) DIY melakukan aksi menyusui secara serentak di halaman Museum Benteng Vredeburg, Minggu (24/4/2016). Aksi ini dilakukan sebagai sosialisasi pentingnya memberika Air Susu Ibu (ASI) pada pada anak usia 0-6 bulan kapan pun dan dimana pun.

“Menyusui anak harus dilakukan kapan pun dan dimana pun tanpa dibatasi tempat, ketika anak mau menyusui ya harus diberikan,” kata Ketua Pelaksana AIMI DIY, Antonia Sinta, di sela-sela aksi ibu menyusui serentak.

Sinta mengatakan aksi itu juga sekaligus dalam rangka ulang tahun ke-9 AIMI. Aksi serupa juga dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia. AIMI menjadi salah satu bagian yang konsen dalam mensosialisasikan kepada kaum perempuan, khususnya kaum ibu untuk selalu memberikan asi pada bayinya.

Sosialisasi juga dilakukan menyasar pada komunitas, para pekerja, sampai sekolah-sekolah atau AIMI goes to school. Sosialisasi kepada anak sekolalah menengah atas yang juga sebagai calon ibu harus memahami pentingnya ASI, dan bahaya susu formula diberikan pada bayi yang masih berusia 0-6 bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini mengakui masih banyak ruang laktasi yang belum sesuai harapan. Kedepan pihaknya akan terus mengupayakan ketersediaan ruang laktasi di ruang publik yang representatf. Fita juga menyebut masih belum banyak ruang laktasi di perusahaan-perusahaan.

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….