Sejumlah pekerja menyelesaikan perbaikan kandang gajah di objek wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jumat (22/4/2016). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos) Sejumlah pekerja menyelesaikan perbaikan kandang gajah di objek wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jumat (22/4/2016). (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Sabtu, 23 April 2016 17:50 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

WISATA WONOGIRI
Kandang Gajah di WKO Mulai Dibersihkan

Wisata Wonogiri, pengelola WGM mulai membersihkan kandang gajah untuk menambah koleksi satwa di Waduk Gajah Mungkur.

Solopos.com, WONOGIRI– Kandang gajah yang terdapat di area taman satwa objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) mulai dibersihkan. Diperkirakan akhir bulan nanti kandang tersebut akan difungsikan kembali, setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri berhasil mendapatkan izin definitif.

Kepala UPTD Objek Wisata WGM, Pardiyanto, mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. Koordinasi tersebut dilakukan sambil menunggu izin definitif dari Kementerian Kehutanan. “Rencana ada sepasang gajah yang akan didatangkan. Semoga bulan ini bisa beres semuanya,” kata dia kepada Solopos.com, Jumat (22/4/2016).

Seperti diketahui, sebelumnya objek wisata WGM memiliki koleksi satwa gajah yang menjadi kebanggaan. Hewan itu ditempatkan di area taman satwa. Tepatnya di sebuah kandang berukuran besar yang berada di tepi waduk. Lokasi kandang berada di tepi jalan, sekitar 10 meter dari Taman Tombo Galau yang baru saja dibangun. Namun sekitar tiga tahun terakhir kandang tersebut dibiarkan kosong karena gajah di WGM harus dipindahkan berkaitan dengan perizinan pemeliharaan satwa. Dikatakan Pardiyanto, pada Desember 2015 lalu pihaknya telah mengajukan permohonan izin definitif ke Kementerian Kehutanan sebagai salah satu syarat untuk dapat memelihara satwa dilindungi itu.

Selama menunggu turunnya izin, pihak pengelola objek wisata juga telah melakukan persiapan. Termasuk lokasi pemeliharaan, tenaga perawat maupun tenaga kesehatan. Sementara pada Jumat siang, sejumlah pekerja tampak sedang membersihkan kandang gajah tersebut. Mulai dari mengecat pagar, membenahi kolam dan membersihkan area kandang.

Pardiyanto berharap gajah tersebut segera dapat didatangkan. Keberadaan gajah diyakini dapat menambah daya tarik objek wisata, sehingga mampu mendongkrak pendapatan. Sebelumnya dia mengatakan pasca hewan gajah tersebut dipindahkan dari objek wisata WGM, pendapatan hasil penjualan tiket masuk WGM terus menurun. Bahkan penurunan tersebut terjadi hingga 10 persen per tahun. Saat ini jumlah pengunjung pada hari-hari biasa mencapai 200-300 orang per hari. Sedangkan pada hari libur dapat mencapai 2.500-3.500 orang per hari.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Wonogiri, Suyut Setyawan, berharap gajah di WGM dapat didatangkan segera. “Semoga bisa menjadi hadiah ulang tahun untuk Wonogiri,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Tanggung Jawab Kesehatan Masyarakat

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (29/11/2017). Esai ini karya Muhammad Sholahuddin, dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan kandidat doktor bidang ekonomi di International Islamic University Malaysia. Alamat e-mail penulis adalah muhammad.sholahuddin@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu terakhir ini beredar…