Ilustrasi batu akik (JIBI/Solopos/AntaraAloysius Jarot Nugroho) Ilustrasi batu akik (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
Sabtu, 23 April 2016 11:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

PAMERAN BATU AKIK
Kontes Batu Akik di Ponorogo Berhadiah Rp150 Juta, Berminat?

Pameran batu akik, komunitas pecinta batu akik Ponorogo menyelenggarakan Kontes Batu Akik Nusantara.

Solopos.com, PONOROGO — Komunitas pecinta batu akik Ponorogo menyelenggarakan Kontes Batu Akik Nusantara pada Jumat-Minggu (22-24/4/2016) di Kintamani Water Park, Ponorogo. Ada 56 kelas batu akik yang dikonteskan dalam acara itu.

Ketua Panitia Kontes Batu Akik Nusantara, Maulana, mengatakan kontes batu akik ini ada dua peserta yaitu dari masyarakat umum dan antarinstansi pemerintah di Ponorogo. Untuk kelas atau kategori yang dikonteskan terdiri dari 56 kelas, seperti chalsedony white, manic banyu, badar, bulu macan, dan lainnya.

Maulana menyampaikan untuk peserta kontes berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Ponorogo, Trenggalek, Pacitan, Solo, Surabaya, Malang, dan lainnya. Sedangka untuk peserta kontes antarinstansi pemerintah yaitu seluruh lurah, kepala desa, camat, hingga kepala SKPD di Ponorogo.

“Saat ini belum tercatat pesertanya, tetapi yang sudah mendaftar dan booking tempat sudah banyak,” kata dia saat ditemui Madiunpos.com di tempat kontes, Jumat (22/4/2016).

Dia menambahkan kontes ini memperebutkan piala Bupati Ponorogo dengan total hadiah Rp150 juta. Dengan hadiah juara umum senilai Rp20 juta dan hadiah setiap kategori senilai Rp1 juta untuk juara pertama.

“Biaya pendaftaran kontes setiap batu yaitu Rp200.000,” ujar dia.

Selain menyelenggarakan kontes batu akik, dalam acara itu juga digelar pameran batu akik Nusantara dengan menampilkan sejumlah batu akik dari berbagai daerah.

Menurut dia, kegiatan ini untuk menumbuhkan pasar batu akik yang beberapa waktu terakhir kian sepi peminat. Pasar batu akik di sejumlah daerah memang menunjukkan kelesuan untuk itu perlu ada pemantik untuk meningkatkan pasar batu akik lagi.

“Kalau mengharap pasar batu akik bisa booming seperti dahulu ya sulit. Tetapi, minimal peminat batu akik masih ada dan semakin eksis,” jelas dia.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…