Konsumen membeli bahan bakar pertalite di SPBU Gumulan, Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jumat (14/8/2015). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos) Konsumen membeli bahan bakar pertalite di SPBU Gumulan, Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jumat (14/8/2015). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos/dok)
Sabtu, 23 April 2016 16:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarang Semarang Share :

KONSUMSI BBM
Penjualan Pertalite di Jateng Capai 18.000 KL/Bulan

Konsumsi BBB jenis pertalite di Jateng mencapai 18.000 kiloliter (kl) per bulan.

Solopos.com, SEMARANG – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di wilayah Jawa Tengah (Jateng) terus mengalami peningkatan. Konsumsi BBM yang diluncurkan medio 2015 lalu itu di Jateng itu bahkan mencapai 18.000 kiloliter (kl) per bulan.

“Saat ini penjualan BBM pertalite sudah mencapai 18.000 kiloliter per bulan,” kata General Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kusnendar, kepada wartawan di sela-sela meninjau SPBU Coco di Jl. Ahmad Yani Kota Semarang, Kamis (21/4/2016).

Penjualan BBM pertalite, lanjut dia, sudah bisa dilayani di 370 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di beberapa daerah di Jateng dan DIY.

Dengan meningkatkan konsumen yang beralih menggunakan pertalite, Kusnendar berharap ke depan jumlah SPBU yang melayani menjualan pertalite akan bertambah.

“SPBU yang menjual pertalite sekarang baru sekitar 47 persen dari total sebanyak 778 SPBU,” tandasnya.

Dia menimbau kepada konsumen yang selama ini menggunakan premium agar beralih ke pertalite yang kualitasnya lebih baik karena RON sebesar 90, sedangkan premium 88.

Kusnendar lebih lanjut menyatakan jumlah SPBU yang menjual pertalite masih kalah dibandingkan SPBU yang menjual BBM pertamax yang telah mencapai 99%.

”Banyaknya SPBU pertamax berdampak dengan penjualan BBM yang telah mencapai 45.000 kl per bulan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen yang telah membeli pertalite dan pertamax, PT Pertamina MOR IV Jateng dan DIY, Kamis (21/4/2016), memberikan merchandise kepada konsumen perempuan dengan pembelian BBM nominal Rp20.000 untuk sepeda motor dan Rp125.000 untuk mobil.

”Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Konsumen Nasional, serta guna lebih mendekatkan kepada konsumen,” ujar Kusnendar.

Sementara itu, salah seorang konsumen pertalite, Ari Nugraheni, menyambut baik adanya pemberian merchandise dari Pertamina.

”Senang mendapatkan merchandise ini. Sering-sering saja dilakukan,” harap Ari.

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…