Francisco Totti akan berusia 38 th saat timnya AS Roma tampil, 27 September ini. Ist/football4u.it
Sabtu, 23 April 2016 08:30 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Italia Share :

KARIER PEMAIN
Sudah Beri Bukti, Roma Harus Pertahankan Totti

Karier pemain Francesco Totti masih belum jelas di AS Roma

Solopos.com, ROMA — Ironis. Itulah kata yang tepat menggambarkan masa depan Francesco Totti di AS Roma. Penyerang berjuluk Il Capitano tersebut merupakan ikon selama lebih dari dua dekade. Kesetiannya kepada Roma tidak tertandingi, karena ia tak pernah melepaskan kostum tim berjuluk Il Lupi ini sejak 1992.

Namun, rencana Totti menjadi one club men (pemain yang hanya membela satu klub sepanjang kariernya) bersama Roma masih menggantung. Roma disebut-sebut belum menawarkan perpanjangan kontrak kepada Il Capitano meski Totti baru saja melakukan aksi heroik ketika membawa timnya menang 3-2 atas Torino di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (21/4/2016) dini hari WIB.

Sebenarnya Roma perlu bukti apalagi dari Totti? Penyerang berusia 39 tahun itu kembali membuktikan dirinya belum habis dengan membawa Roma memastikan kemenangan lewat dua golnya, setelah sempat tertinggal 1-2 dari Torino.

Pada pertandingan ini, Totti baru diturunkan pelatih Luciano Spalletti pada menit ke-86 menggantikan Seydou Keita. Saat itu, posisi Roma tertinggal 1-2 dari Torino. Namun, hanya dalam hitungan detik sejak turun dari bangku cadangan, Totti langsung mencetak gol penyama kedudukan meneruskan umpan Kostas Minolas pada menit ke-86. Tiga menit berselang, ia membuat Roma berbalik unggul lewat gol penalti.

Er Pupone, julukan lain Totti, juga menyelamatkan Roma dari kekalahan dengan membukukan gol penyama kedudukan ketika menahan imbang 3-3 Atalanta, akhir pekan lalu. Totti juga mencetak assist untuk gol penyama kedudukan ketika Roma bermain 1-1 melawan Bologna.

Namun, menurut laporan Sky, penampilan mengesankan Totti dalam tiga laga terakhir tersebut belum mampu meyakinkan Presiden Roma, James Pallotta, untuk menawari kontrak baru bagi sang kapten. Hal itu membuat sejumlah rekan setim Totti menjadi resah, salah satunya Mitalem Pjanic.

“Ini malam yang luar biasa. Semuanya untuk Checco [sapaan akrab Totti], namun juga bagi kemenangan di laga mematikan. Checco benar-benar memberi keajaiban. Apa yang terjadi sangat gila, luar biasa. Kami semua membicarakan Totti di sini, cerita fantastis. Totti adalah Roma. Saya tidak bisa bayangkan ini akan jadi tahun terakhirnya,” ujar Pjanic kepada Roma Radio, seperti dilansir Football Iitalia.net.

Mantan pelatih Roma, Zdenek Zeman, juga ikut angkat bicara mengenai situasi yang menimpa Totti. “Tidak normal dia baru diturunkan tujuh menit terakhir. Saya merasa sakit untuk situasi Totti, mereka harus membuat Roma berterima kasih kepadanya,” ujar dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…