Jumat, 22 April 2016 02:20 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

WISATA SLEMAN
Sinergi Poros Joglosemar Targetkan 2 Juta Wisman

Wisata Sleman terus dikembangkan.

Solopos.com, SLEMAN– Poros destinasi wisata sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di wilayah Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar) dibentuk. Sinergi destinasi wisata sejumlah BUMN tersebut menargetkan kunjungan dua juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono yang juga Koordinator Joglosemar mengatakan, target dua juta kunjungan wisman ke Joglosemar itu merupakan angka kumulatif. Saat ini, rata-rata kunjungan wisman pertahun mencapai 750.000 wisman.

“Target dua juta wisman pada 2019 tidak muluk-muluk. Kalau dipush sedikit saja destinasi yang ada di Joglosemar, kami yakin bisa tercapai,” kata Tio sapaan akrab Setijono di Prambanan, Rabu (20/4/2016).

Dia menyebut, BUMN yang termasuk poros Joglosemar dan bersinergi meliputi PT. Taman Wisata, PT Kereta Api, PT. Damri, PT Aerowisata, PT Patra Jasa, PT Indonesia Natour, PT Pelindo III dan PT Angkasa Pura I. Poros ini, lanjutnya, mengawali gerakannya dengan mempush destinasi wisata yang sudah ada. Seperti Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ngayogyakarta, Lawang Sewu, Museum Kereta Api Ambarawa dan lainnya.
“Apa yang sudah ada kami tawarkan untuk para calon wisman dengan tiket satu terpadu,” jelasnya.

Tio menyebut, fasilitas para wisatawan di Bandara Adisutjipto bersinergi dengan Stasiun Maguwoharjo. Di stasiun tersebut disediakan suttle bus dari PT Damri untuk membawa wisman ke objek-objek wisata yang dituju. Begitu pula bandara udara Ahmad Yani di Semarang dan Adi Sumarmo di Boyolali (Solo).

“Stasiun Maguwoharjo dijadikan sebagai hub menuju ke tempat-tempat tujuan wisata. Kami pilih stasiun Maguwoharjo meski kecil namun lokasi tersebut wujud sinergi BUMN,” kata dia.

Tio menerangkan, terdapat tiga destinasi wisata di Indonesia. Meliputi destinasi yang dikelola oleh BUMN, destinasi wisata milik pemerintah, destinasi swasta dan destinasi wisata komunitas kaum adat.

“Untuk sementara, kami lakukan sinergi destinasi wisata antar BUMN dulu. Ke depan kami berharap ada sinergi BUMN dengan Pemda dan swasta,” katanya.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…